Sekolah Awal Juli, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sebut Siswa Tak Perlu Di-rapid Test, Ini Alasannya


person access_time 5 months ago remove_red_eyeDikunjungi 210 Kali
Sekolah Awal Juli, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sebut Siswa Tak Perlu Di-rapid Test, Ini Alasannya

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti./IST

Terkait hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menyebutkan, apabila pada awal bulan Juli keadaan memang sudah lekas membaik, maka tak perlu adakan rapid test bagi siswa.

Ditulis Oleh: Yudi Syahputra
17 Mei 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Dinas Pendidikan Samarinda berencana akan mulai kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah pada 13 Juli mendatang.

Terkait hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menyebutkan, apabila pada awal bulan Juli keadaan memang sudah lekas membaik, maka tak perlu adakan rapid test bagi siswa.

"Kami juga masih menunggu rekomendasi dari tim gugus nantinya seperti apa. Ini juga kan masih seandainya. Seandainya pandemi ini hilang atau membaik saya kira tes kesehatan tidak perlu," kata Puji saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (17/5/2020).

Puji memandang tidak perlu, atas dasar pertimbangan karena di saat pandemi Covid-19 sejumlah daerah mengalami masalah, selain kesehatan juga ekonomi yang mesti dihadapi.

Selain itu, di sisi lain, ia juga menyampaikan masalah yang mesti dihadapi saat ini, yakni bagaimana dengan nasib guru honorer jika rapid test siswa diadakan.

"Kan banyak sekali (siswa) dan perlu biaya besar. Sementara untuk bayar gaji honor aja ada keterlambatan, kemudian bantuan dari pusat juga berkurang. Gaji honor ini tidak digaji oleh pusat tapi daerah sendiri. Dan kita juga harus memikirkan bagaimana berdiri kembali dengan keterpurukan ekonomi itu," jelasnya.

Dengan demikian, Puji mengatakan siswa tak perlu dites corona dan ia yakin bahwa mayoritas siswa juga sudah terbiasa dengan menjaga kesehatan selama beberapa bulan ini.

"Siswa mayoritas juga sudah terbiasa selama beberapa bulan ini dengan menjaga kebersihan mencuci tangan. Itu sudah menjadi pembiasaan pada anak-anak," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya