Sejumlah Rumah di Sungai Pinang Terendam Banjir, Warga Sebut karena Tingginya Jalan dan Drainase Buruk


person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 364 Kali
Sejumlah Rumah di Sungai Pinang Terendam Banjir, Warga Sebut karena Tingginya Jalan dan Drainase Buruk

Ketinggi banjir di gang Kenangan, Jalan Sentosa, Sungai Pinang, Samarinda mencapai 1 meter, Jumat (21/5/2020) sore./Diksi.co

Hingga sore, Jumat (21/5/2020), banjir di Jalan Sentosa, Gang Kenangan, Sungai Pinang, Samarinda, belum juga surut, bahkan masih meluas di beberapa titik. Sehingga sejumlah akses jalan di daerah tersebut menjadi lumpuh.

Ditulis Oleh: Yudi Syahputra
22 Mei 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA- Hingga sore, Jumat (21/5/2020), banjir di Jalan Sentosa, Gang Kenangan, Sungai Pinang, Samarinda, belum juga surut, bahkan masih meluas di beberapa titik. Sehingga sejumlah akses jalan di daerah tersebut menjadi lumpuh.

Selain itu, menyebabkan sejumlah rumah-rumah warga turut terendam banjir dengan ketinggian air kurang lebih mencapai 1 meter.

Sementara warga yang rumahnya terendam atau tidak bisa ditempati lagi, terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga dan warga lainnya lagi memilih untuk bertahan di rumah sambil menunggu air surut.

Hendri yang merupakan salah satu warga korban banjir di Gang Kenangan menyampaikan, rumahnya terendam hingga mencapai 10 sentimeter. Sementara di jalan sekitar kawasannya mencapai 1 meter.

"Kalau di rumah saya itu sudah ditinggikan dan masuk air 10 cm. Kalau di jalan sekitar 1 meter lebih. Banjir ini akibat drainase yang kurang karena gang sebelah ini gak ada paritnya. Jadi air gak terlalu lancar," ucap Hendri.

Warga lainnya, yakni Giman mengatakan banjir terjadi karena sejak ditinggikannya jalan, air masuk di sekitar jalan lainnya.

"Banjirnya dari jam 10 pagi tadi karena hujan. Semenjak jalanan ditinggikan, air masuk ke sini dan jalan luar sini juga," katanya.

Kedua warga itu khawatir, banjir semakin luas lantaran beberapa hari ini intensitas hujan di Samarinda sangat tinggi. Kemudian sistem drainase dinilai masih buruk. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya