Rekening Penerima Bermasalah, Beasiswa Kaltim Senilai Rp 800 Juta Belum Tersalurkan


person access_time 9 months ago remove_red_eyeDikunjungi 312 Kali
Rekening Penerima Bermasalah, Beasiswa Kaltim Senilai Rp 800 Juta Belum Tersalurkan

Beasiswa Kaltim Tuntas/ IST

Melalui Kepala Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP BKT), Iman Hidayat menjelaskan, penyaluran beasiswa stimulan tahun 2019 hingga kini masih bermasalah, terkhusus di kategori beasiswa miskin dan sekolah dasar.

Ditulis Oleh: Irwan Wahidin
13 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Sebesar Rp 800 Juta beasiswa Kaltim belum tersalurkan kepada penerima. Hal itu dikarenakan masih terkendala dalam proses penyalurannya.

Melalui Kepala Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP BKT), Iman Hidayat menjelaskan, penyaluran beasiswa stimulan tahun 2019 hingga kini masih bermasalah, terkhusus di kategori beasiswa miskin dan sekolah dasar.

Sedangkan untuk Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) sudah dalam tahap penyaluran dari bank ke penerima beasiswa.

"Beasiswa kaltim tuntas sudah selesai, penerima tinggal ambil saja, tidak ada masalah di penyaluran, posisinya kurang lebih 60 persen, ini untuk yang tuntas," jelasnya.

"Kemudian untuk yang stimulan sampai sekarang masih ada kendala di dalam penyalurannya, posisinya sama, sudah di rekening bank juga, cuma penyaluran ke masing-masing pelamar ada kendala," tambahnya.

Total dana yang belum tersalurkan sebesar Rp 800 Juta. Iman menyebutkan, diantara masalah penyaluran dana tersebut dikarenakan karena ada beberapa rekening penerima beasiswa yang bukan atas nama pelamar, melainkan orang tua penerima. Rekening itu terjadi pada pelajar sekolah dasar.

"Total kendalanya ada sekitar Rp 800 juta yang masih bermasalah di rekeningnya, misalnya dia memberikan rekening beasiswa miskin untuk anak SD, itu kan rekeningnya atas nama orang tuanya, tapi tidak di kasih CQ nama anaknya, jadi belum tersalur," ungkapnya.

Meski demikian, pelamar yang rekeningnya bermasalah itu tetap bisa menerima beasiswa stimulan yang diberikan oleh Pemprov Kaltim melalui programnya.

"Semuanya sudah ada di rekening bank, tinggal mekanisme dari rekening bank ke penerima, mereka (penerima) memperbaiki dulu rekening atas nama itu, tetap bisa terima karena sudah dinyatakan diterima," tandasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya