Pasar Pandansari dan Klandasan Bakal Ditata Ulang Pemkot Balikpapan


person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 142 Kali
Pasar Pandansari dan Klandasan Bakal Ditata Ulang Pemkot Balikpapan

Ilustrasi Pasar Pandansari Balikpapan

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan Kota Balikpapan akan melakukan penataan ulang pedagang di dua pasar tradisional kelolaan Pemerintah Kota.

Ditulis Oleh: Ainun Amelia
16 Juli 2022

DIKSI.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan Kota Balikpapan akan melakukan penataan ulang pedagang di dua pasar tradisional kelolaan Pemerintah Kota.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Arzaedi Rahman, mengatakan saat ini Pasar Pandansari masuk dalam tahap persiapan tender. Pasar Pandansari akan melalui renovasi secara bertahap seperti pembenahan dilakukan mulai dari pelataran.

"Pembangunan kali ini akan fokus pada penyediaan kios baru. Ini menampung pedagang yang masih berada di luar agar semua bisa masuk, renovasi untuk menampung PKL," kata Arzaedi, Sabtu (16/7/22).

Pihaknya telah merencanakan pembangunan jangka menengah dan jangka panjang Pasar Pandansari. Sebagai rencana jangka panjang, nantinya akan terdapat akses drop zone di lantai 1 dan lantai 2 Pasar Pandansari.

"Sehingga pengunjung mudah berbelanja hingga ke lantai 3. Pedagang tidak perlu khawatir, pengunjung akan tertarik belanja sampai ke lantai teratas," ujarnya.

Namun renovasi seperti penambahan petak kios dilakukan secara bertahap atau berkesinambungan, pasalnya ada kesatuan bangunan yang tidak bisa dipilah. Dengan kisaran total kebutuhan anggaran untuk renovasi Pasar Pandansari mencapai Rp 40 miliar.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah perlu melakukan penghapusan aset terlebih dahulu sebelum bisa membongkar dan membangun kembali pasar tersebut, sebab Pasar Klandasan statusnya revitalisasi, mau dibongkar. Kalau Pasar Pandansari yang hanya merenovasi dan menambah area kios.

Dinas Perdagangan juga melakukan penyesuaian DED dan RAB revitalisasi Pasar Klandasan. Imbas adanya perubahan analisa satuan harga kerja. Perubahan ini dilakukan Dinas PU dan pihak konsultan. (Tim redaksi Diksi)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0