Motif Dendam Lama, Kakak Adik di Balikpapan Tikam Pria di Lapangan Parkir


person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 154 Kali
Motif Dendam Lama, Kakak Adik di Balikpapan Tikam Pria di Lapangan Parkir

Dua pelaku penganiayaan saat diamankan kepolisian/ HO Polsek Balikpapan Utara

Kejadian penikaman tersebut terjadi di Jalan Merpati RT33, Muara Rapak Balikpapan Utara, tepatnya di  di lapangan parkir mobil Jalan Merpati RT 33. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
11 Juni 2019

DIKSI.CO, BALIKPAPAN - Dua orang yang merupakan kakak beradik diciduk polisi di Balikpapan. 

Pasalnya, kakak beradik tersebut lakukan aksi penikaman terhadap rekannya. 

Keduanya pun kini masuk sel kantor Polsek Balikpapan Utara, Selasa (11/6/2019). 

Kejadian penikaman tersebut terjadi di Jalan Merpati RT33, Muara Rapak Balikpapan Utara, tepatnya di  di lapangan parkir mobil Jalan Merpati RT 33. 

Penganiayaan terjadi di depan umum secara bersama-sama. Pelaku adalah Indra Wahyudi alias Wayang dan Supriyadi alias Bote yang notabene adalah saudara kandung.

"Kejadian persis siang tadi di depan lapangan parkir mobil. Kakak-adik pelaku ini," kata Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin .

Korban bernama Ahwal (26) yang tak lain merupakan rekan kedua pelaku. 

Penikaman terjadi saat pelaku bertemu muka dengan korban. 

Tak banyak bicara saat bertemu Bote langsung mencabut badik yang diselipkannya di pinggang. Ia kemudian menikamkan badik ke paha kiri belakang korban sehingga mengalami luka robek. 

Tak berhenti di sana, tersangka lainnya Wayang meminta badik kepada saudara kandungnya. Ia pun ambil bagian menikam korban. Badik itu diarahkan ke perut, namun sempat ditepis korban menggunakan tangan. Sehingga ia mengalami luka robek di telapak tangan.

"Usai menikam, kedua tersangka pergi dan badik dibuang ke semak semak dekat TKP. Keluarga korban yang tak terima melapor ke kantor, anggota bergerak dan berhasil menangkap pelaku," ungkapnya.

Terkait motif, Supartono mengatakan antara pelaku dan korban pernah terlibat cekcok atau selisih paham. 

"Dikarenakan dendam lama. Para tersangka dengan korban pernah cekcok," tuturnya.

Atas perbuatannya di depan umum melakulan kekerasan terhadap orang atau barang mengakibatkan orang lain mengalami luka, keduanya dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.  (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Pelajar SMP Meninggal di Lubang Tambang Muara Kaman Kukar, Jadi Korban Keempat di Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

BACA JUGA: Profil Tsamara Amany Caleg Raih Suara Terbanyak di Singapura, Tetapi Gagal Lolos ke Senayan

BACA JUGA: Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Pemilu

Ikuti Facebook Diksi.co: 

 

You Tube Diksi.co: 

 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya