Kasatpol PP Samarinda Dituntut Mundur Gegara Kasus Dugaan Pengeroyokan, Sekretaris Sebut Aksi Bela Diri


person access_time 3 months ago remove_red_eyeDikunjungi 269 Kali
Kasatpol PP Samarinda Dituntut Mundur Gegara Kasus Dugaan Pengeroyokan, Sekretaris Sebut Aksi Bela Diri

Yogi Prasetyo Putra, Humas Aksi dari Aliansi Suara Rakyat Nusantara

Adalah Aliansi Suara Rakyat Nusantara yang meminta tuntutan Kepala Satpol PP Samarinda untuk mundur tersebut, 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
13 Agustus 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Tuntutan agar Kepala Satpol PP Samarinda Darham, mundur dari jabatan muncul dari aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di Balai Kota Samarinda, Selasa (13/8/2019). 

Adalah Aliansi Suara Rakyat Nusantara yang meminta tuntutan Kepala Satpol PP Samarinda untuk mundur tersebut, 

"Kami minta 4 hal. Salah satunya mencopot Ketua Saptol PP Samarinda dari jabatannya," ucap Yogi Prasetyo Putra, Humas Aksi dari Aliansi Suara Rakyat Nusantara tersebut. 

Tuntutan mundur itu tak lepas usai adanya kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan anggota Satpol PP Samarinda saat menjalankan giat cipta kondisi jelang Idul Adha 1440 H. 

Kejadian itu terjadi pada Jumat (9/8/2019) lalu, berlokasi di salah satu warung kopi yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Samarinda.

Informasi tersebut muncul usai adanya video rekaman video CCTV dari salah satu tempat hiburan malam Samarinda.

Dalam video, memperlihatkan tindakan beberapa anggota Satpol PP Samarinda yang melakukan pengeroyokan kepada 8 mahasiswa yang sedang nongkrong di warung kopi.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Terkait hal itu, Sekretaris Satpol PP Samarinda Syahrir mengatakan, tuntutan  puluhan mahasiswa tersebut pihaknya siap hadapi proses hukum. 

"Kalau memang tuntutannya seperti itu, kami harus siap menghadapi proses hukum. Bila terbukti anggota kami melakukan kekerasan tersebut, nanti ditindak tegas bila diketahui siapa yang memukul. Bisa jadi dicopot atau diturunkan jabatannya, bahkan kalau perlu dipindahkan ke daerah lain," tandasnya.

Ia juga sampaikan berdasarkan informasi yang dikumpulkan, aksi tersebut bukanlah aksi pengeroyokan, melainkan aksi bela diri. 

"Dari teman-teman yang bertugas, mereka bela diri. Katanya ada yang mau diperiksa KTP-nya dan terjadi cekcok," ucapnya. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Deretan Meme Banjir Samarinda, Dari Kam Hanyarkah hingga Pak Jaang Dimana

BACA JUGA: Aksi Sosial, Bubuhan Kopi Samarinda Seduhkan Kopi Untuk Korban Banjir

BACA JUGA: Cipayung Plus Kaltim Harap Jokowi-Prabowo Silaturahmi Satu Meja

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya