Izin Belum Rampung, DPRD Kaltim Minta PT Energi Unggul Persada Bontang Hentikan Seluruh Aktivitas Perusahaan


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 60 Kali
Izin Belum Rampung, DPRD Kaltim Minta PT Energi Unggul Persada Bontang Hentikan Seluruh Aktivitas Perusahaan

Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPRD Kaltim dengan Pemkot Bontang, PT.EUP, dan Perwakilan Masyarakat di Gedung D lantai 6 Komplek DPRD Kaltim, Selasa (18/6/2019)/ Diksi.co

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim meminta kepada PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk menghentikan sementara proses pembangunan pabrik crude palm oil (CPO) di Kampung Segendis, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
18 Juni 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim meminta kepada PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk menghentikan sementara proses pembangunan pabrik crude palm oil (CPO) di Kampung Segendis, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Hal tersebut disampaikan oleh legislator Karang Paci saat rapat dengar pendapat dengan Pemkot Bontang, PT.EUP, dan perwakilan masyarakat di ruang rapat lantai 6 gedung D komplek DPRD Kaltim, Selasa (18/6/2019).

Dihentikannya proses pembangunan pabrik CPO tersebut bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan sebab dari hasil dengar pendapat tersebut, diketahui bahwa PT.EUP belum memiliki seluruh izin untuk melakukan aktivitas perusahaan.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrahman mengatakan bahwa ada 2 persoalan yang terjadi dari hasil pertemuan tersebut yang pertama terkait lahan dan yang kedua terkait perizinan.

"Persoalan lahan ini agak rumit sebab melibatkan beberapa pihak yang mengklaim kepemilihan lahan tersebut makanya nanti kita akan undang lagi pihak - pihak terkait yang lebih luas lagi,"ungkapnya.

Logo DPRD Kaltim

Untuk persoalan yang kedua,  DPRD Kaltim meminta kepada PT.EUP untuk menghentikan sementara aktivitas perusahaan hingga proses perizinan selesai.

"Memang dari pihak Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Bontang juga menyatakan ada perizinan terkait dengan persoalan lingkungan yang belum selesai. Atas dasar itu memang belum bisa dilakukan aktivitas lapangan kalau perizinan tersebut belum keluar,"pungkasnya.

Senada, anggota Komisi I DPRD Kaltim, Josep mengatakan bahwa DPRD Kaltim menyambut baik atas rencana investasi yang cukup besar yang akan dilakukan oleh PT.EUP. 

Namun dirinya juga mengingatkan kepada perusahaan untuk tetap mengikuti aturan - aturan yang ada.

"Kita menyambut baiklah pastinya investasi yang cukup besar ini, tapi ya persoalan - persoalan yang terjadi baik itu masalah lahan maupun perizinan harus diselesaikan terlebih dahulu,"pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

BACA JUGA: Deretan Meme Banjir Samarinda, Dari Kam Hanyarkah hingga Pak Jaang Dimana

BACA JUGA: Aksi Sosial, Bubuhan Kopi Samarinda Seduhkan Kopi Untuk Korban Banjir

BACA JUGA: Cipayung Plus Kaltim Harap Jokowi-Prabowo Silaturahmi Satu Meja

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya