Hindari Kerumunan Massa, Pembagian 5.000 Sembako di Samarinda dari Presiden Jokowi Gunakan Mekanisme Door to Door


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 339 Kali
Hindari Kerumunan Massa, Pembagian 5.000 Sembako di Samarinda dari Presiden Jokowi Gunakan Mekanisme Door to Door

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menegaskan pembagian 5.000 paket sembako dari Presiden RI Joko Widodo akan dilakukan secara door to door./Vonis.id

Ekonomi yang makin lesu sejak pandemi Covid-19 yang kian meningkat, membuat pemerintah tak henti-hentinya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Indonesia.

Ditulis Oleh: Muhammad Zulkifly
07 Mei 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA- Ekonomi yang makin lesu sejak pandemi Covid-19 yang kian meningkat, membuat pemerintah tak henti-hentinya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Indonesia.

Teranyar, Presiden RI Joko Widodo dikabarkan hendak membagikan 5.000 paket sembako untuk setiap daerah tak terkecuali di Kota Tepian.

Untuk menghindari massa yang berkumpul dalam jumlah besar dari penyaluran 5.000 sembako tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, melalui telepon selulernya, Kamis (7/5/2020), menegaskan bahwa sistem pembagian nanti akan menggunakan sistem door to door alias mendatangi langsung kediaman penerima bantuan.

"Door to door untuk menghindari kerumunan massa," tegas polisi nomor satu di Kota Tepian itu.

Nantinya, lanjut Arif, seluruh jajaran polres, polsek dan bhabinkamtibmas di setiap kelurahan akan melakukan pengawalan secara ketat dan saat ini telah disiagakan.

Kendati demikian, Arid mengaku kalau dirinya belum mengetahui secara pasti kapan pelaksanaan pembagian 5.000 paket sembako itu akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

"Kepolisian selalu siap siaga untuk penyaluran kapanpun mau dibagikan," jelasnya.

Saat ini diketahui, jajaran Pemkot Samarinda masih melakukan pendataan kepada para penerima bantuan, yang mana membuat waktu pelaksanaannya belum pasti kapan.

Selain itu, pihak kepolisian juga sejauh ini belum mendapatkan kabar dan belum mengetahui pasti 5.000 paket sembako itu saat ini, apakah telah berada di Samarinda atau masih dalam pengiriman.

"Semoga aja benar tanggal 8 (Jumat, besok) karena yang disampaikan tanggal 8. Meski kami banyak kegiatan operasi, namun porles selalu siap mengakomodasi pengamanan yang dibutuhkan," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya