https://diksi.co/ads.txt

Banjir Genang Kota Samarinda, Ketua Komisi III Sebut Ada Hal yang Kurang Diperhatikan


person access_time 1 week ago remove_red_eyeDikunjungi 101 Kali
Banjir Genang Kota Samarinda, Ketua Komisi III Sebut Ada Hal yang Kurang Diperhatikan

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya/ Diksi.co

 Soal banjir menggenang sebagian Kota Samarinda pada hari Sabtu, (11/1/2020) lalu dan masih terjadi hingga hari ini, tidak luput direspon Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

Ditulis Oleh: Yudi Syahputra
14 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Soal banjir menggenang sebagian Kota Samarinda pada hari Sabtu, (11/1/2020) lalu dan masih terjadi hingga hari ini, tidak luput direspon Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya mempertanyakan seluruh elemen pemerintahan terkait arah konsen mereka dalam menyelesaikan persoalan banjir Kota Samarinda.

"Kalau Samarinda sering banjir, konsen pemerintah dari Gubernur dan Wali Kota itu kemana? Termasuk juga DPRD karena bagian dari pemerintahan juga," kata Angkasa Jaya saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Menurut Angkasa Jaya, permasahan banjir di Kota Samarinda semua elemen pemerintah sudah tahu apa yang menjadi akar permasalahannya, bahkan masyarakat umum mengetahui hal itu juga. 

"Hanya saja, sikap mengenai hal itu masih kurang turut diperhatikan dalam solusi dan program-program yang nyata oleh pemerintah," tegasnya.

"Kemarin ketika saya Musrembang di dapil saya, semua mengajukan program semenisasi. Seketika itu saya bicara, yang sekarang bapak rasakan ini apakah sebuah daftar kebutuhan atau sebuah keinginan. Ketika hujan sedikit sudah banjir. Artinya apa, kebutuhan kita yaitu drainase," lanjutnya.

Dijelaskan bahwa semenisasi itu hanyalah keinginan bukan kebutuhan bagi masyarakat Kota Samarinda yang tak terlepas dari masalah banjir. 

"Coba anggaran itu kita berfikir lebih kepada untuk perbaikan saluran drainase, karena itu permasalahan besar untuk Samarinda, Kaltim lah khususnya," pungkasnya.

Angkasa Jaya asal fraksi PDIP tersebut mengatakan dia akan mengubah cara pandang masyarakat mulai dari dapilnya ketika saat Musrenbang akan lebih fokus berbicara menyelesaikan permasalahan banjir.

"Saya akan mulai dari dapil saya, mulai tahun ini dan tahun depan, yang namanya Musrenbang itu ke arah pada drainase," ucapnya.

Selama Angkasa Jaya mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP, dia mengatakan dirinya digenjot oleh partai untuk menjalankan tugas, membesarkan anggaran penanggulangan bencana bagi kepala daerah maupun DPRD nanti.

"Nanti setelah pulang ini saya gaungkan, konsentrasi ke depan kita adalah bangun drainase," targetnya.

Menurutnya soal drainase mesti dimaksimalkan tidak hanya programnya tetapi juga anggarannya. Ia menilai anggaran untuk drainase oleh Pemkot Samarinda terbilang minim.

"Kalau rinciannya saya tidak tahu karena baru masuk, tapi kalau saya lihat tidak besar dari instansi terkait itu memang kecil," ujarnya.

Angkasa Jaya mengatakan sementara ini dirinya masih di acara Rakernas PDIP di Jakarta, maka dari itu dia hanya menginstruksikan kepada seluruh anggota Komisi III untuk segera melakukan dialog kepada instansi terkait masalah bencana banjir yang terjadi.

"Kemudian simak mereka, berapa anggaran yang mereka butuhkan bukan berapa yang mereka inginkan," lanjut Angkasa Jaya.

Dia berharap nanti dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun 2020, hal utama yang digenjot adalah anggaran drainase untuk meminimalisir banjir. 

"Kami akan menggenjot anggaran itu dengan mengevaluasi progres-progres instansi terkait," tutupnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya