Asik, Beasiswa Kaltim Tuntas Bakal Buka Lagi, Ada Penambahan Kuota untuk Beasiswa Miskin


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 882 Kali
Asik, Beasiswa Kaltim Tuntas Bakal Buka Lagi, Ada Penambahan Kuota untuk Beasiswa Miskin

Kepala BP BKT, Iman Hidayat/ Diksi.co

Kabar gembira bagi pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Timur. Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan (BP BKT) akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas tahun 2020 ini.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
13 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Kabar gembira bagi pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Timur. Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan (BP BKT) akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas tahun 2020 ini.

Meski jadwalnya belum ditentukan, pihak BP BKT membenarkan bakal membuka lagi pendaftaran tersebut sekitar bulan Januari sampai Maret mendatang.

Hal itu dikarenakan, BP BKT masih menunggu informasi beberapa perguruan tinggi yang akan mengeluarkan indeks prestasi kumulatif (IPK) sebagai persyaratan pengajuan pendaftar beasiswa.

"Tahun ini buka pendaftaran lagi antara Januari sampai Maret karena ada syaratnya IPK dari pelamar, beberapa perguruan tinggi ada yang belum keluar IPK-nya, kalau sudah keluar semua BKT langsung dibuka," ujar Kepala BP BKT, Iman Hidayat, Senin (13/1/2020).

Ditambahkan Iman, untuk anggaran Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan tahun 2020 akan diambil dari APBD murni dan sisanya akan dialokasikan dari APBD perubahan.

"Anggarannya diambil dari APBD murni, kecil sekitar Rp 70 miliar, tapi beasiswa ini kan termasuk kategori yang penyerapannya gampang, jadi akan ditambah di perubahan, jadi cepat, untuk totalnya belum final," imbuhnya.

Angka nominal BKT tahun 2020 ini, disebut Iman, akan disesuaikan dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang melamar. Meski demikian, tetap ada penambahan bantuan beasiswa, khususnya untuk stimulan kategori miskin.

"Kalau untuk beasiswa kaltim tuntas masih sama dengan UKT mahasiswa, tapi kelihatannya harus dinaikkan terutama untuk beasiswa miskin, kuota penerima dan jumlah nominalnya naik, kita harus lebih tinggi dari beasiswa miskin yang ada di kabupaten/kota, minimal sama," jelasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya