Aksi May Day 2019, DPRD Kaltim Imbau Pelaksanaan Berjalan Damai


person access_time 3 years ago remove_red_eyeDikunjungi 667 Kali
Aksi May Day 2019, DPRD Kaltim Imbau Pelaksanaan Berjalan Damai

Ilustrasi May Day

Rabu (1/4/2019) esok hai, masuk pada pelaksanaan Hari Buruh se Dunia atau May Day.

 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
30 April 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Rabu (1/4/2019) esok hari, masuk pada pelaksanaan Hari Buruh se Dunia atau May Day.

Komisi IV DPRD Kaltim juga berikan respon tekait pelaksanaan hari buruh pada 1 Mei tersebut.

Persoalan aksi, tetap diminta untuk tetap berjalan damai.

“Kalau ada aksi, kami dari DPRD Kaltim berharap bisa berjalan dengan baik,” kata Siti Qomariah, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Selasa (30/4/2019). 

 Adanya beberapa kegiatan job fair yang dilakukan pemerintah provinsi ataupun pemkot disebut juga bisa mengurangi angka pengangguran di Kaltim.

 “Sudah ada langkah yang dilakukan pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Kaltim. Salah satunya engan job fair. Selain itu, dalam setiap agenda kenaikan UMP, pemerintah juga buka ruang untuk pendapat dari kalangan buruh. Ini menjadi tanda bahwa mereka juga diakomodir dalam setiap keputusan terkait buruh,” kata Siti Qomariah.

 Terakhir, Siti Qomariah juga meminta kalangan buruh untuk terus tingkatkan SDM mereka dalam bidang ketenagakerjaan.

“SDM yang baik, itu akan kembali pada mereka (buruh). Semakin baik kompetensi mereka, penghidupan yang lebih baik juga akan didapat. Untuk itu, saya terus meminta agar kalangan buruh terus tingkatkan kualitas yang mereka miliki,” katanya.

Logo DPRD Kaltim

 Sementara itu, dari kalangan buruh, beberapa harapan juga disampaikan.

 Salah satunya dari kalangan buruh di Balikpapan, melalui NG Priyono, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Balikpapan.

“Warga Balikpapan harus mau dan mampu mengisi peluang-peluang pekerjaan dan berusaha di kotanya sendiri," ucap NG Priyono.

 Hal tersebut harus dipahami oleh perusahaan besar maupun kontraktor yang melakukan kegiatan bisnisnya di Kota Balikpapan.

 Menurut Priyono, perusahaan harus selalu melibatkan dan mengutamakan tenaga kerja dan pengusaha lokal.

"Termasuk proyek pengembangan kilang Pertamina RU V (RDMP) Balikpapan, yang saat ini sudah memulai pekerjaan pendahuluannya. Tekan Kecemburuan sosial antara tenaga kerja lokal dan pengusaha lokal dengan tenaga kerja dan pengusaha luar daerah," tuturnya.

 Bila hal ini mampu dikondisikan oleh perusahaan/man-kontraktor dan peran serta Pemkot Balikpapan, apapun pekerjaan yang dilaksanakan di Kaltim, termasuk Balikpapan pasti lancar, aman dan sukses.

 Lebih lanjut, KSPSI Kota Balikpapan menyambut Hari Buruh Se Dunia (May Day), Mei mendatang sudah menyiapkan beberapa kegiatan untuk mendukung pekerja lokasl Balikpapan. Sekaligus sebagai gerakan massal para pencari kerja agar mampu menjadi tuan di kota sendiri.

 Menurut Priyono, ada 9 ribu pemegang kartu kuning (pencari kerja) dan 29 Serikat Pekerja (SP) akan mengikuti kegiatan bertajuk "Dari Kita untuk Kita".

 Bagaimana para pekerja/buruh bisa mendapatkan hak-haknya demi kesejahteraan keluarganya.

"Begitu juga para pencari kerja bisa segera mendapatkan pekerjaannya sesuai ketrampilan/kompetensinya," katanya. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Pelajar SMP Meninggal di Lubang Tambang Muara Kaman Kukar, Jadi Korban Keempat di Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

BACA JUGA: Profil Tsamara Amany Caleg Raih Suara Terbanyak di Singapura, Tetapi Gagal Lolos ke Senayan

BACA JUGA: Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Pemilu

 

Ikuti Facebook Diksi.co: 

 

You Tube Diksi.co: 

 

 

 

 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0