20 ABK Kapal Vietnam Selesai Karantina, KKP Samarinda Beri Izin Bongkar Muat di Muara Berau dengan Protokol Ketat


person access_time 4 months ago remove_red_eyeDikunjungi 112 Kali
20 ABK Kapal Vietnam Selesai Karantina, KKP Samarinda Beri Izin Bongkar Muat di Muara Berau dengan Protokol Ketat

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda, beserta instansi terkait menggelar jumpa pers update status karantina Kapal Vietnam, Selasa (28/12/2021)

Usai melakukan perawatan dan karantina selama 18 hari, pada 24 Desember kemarin Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda, kembali melakukan pemeriksaan swab PCR ulang kepada seluruh ABK.

Ditulis Oleh: Er Riyadi
28 Desember 2021

DIKSI.CO, SAMARINDA - 20 anak buah kapal (ABK) Kapal MV. Viet Thuan Ocean, terpapar Covid-19 sejak 7 Desember lalu.

Usai ditemukan positif, seluruh ABK dan perwira kapal berjumlah total 22 orang, melakukan isolasi mandiri di atas kapal dan beberapa dirawat ke rumah sakit.

Usai melakukan perawatan dan karantina selama 18 hari, pada 24 Desember kemarin Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda, kembali melakukan pemeriksaan swab PCR ulang kepada seluruh ABK.

Solihin, Kepala KKP Samarinda menyebut, setelah dilakukan pemeriksaan sampel swab. Keluar hasil pada 25 Desember 2021, 22 ABK dinyatakan negatif Covid-19.

"Tanggal 25 Desember 2021, hasil pemeriksaan PCR menunjukkan seluruh ABK sebanyak 22 orang, negatif Covid-19," kata Solihin, dalam jumpa pers Selasa (27/12/2021).

Dengan status negatif Covid-19, status karantina kapal milik Vietnam itu resmi dicabut.

"Status kapal dalam karantina dicabut dan diberi persetujuan melakukan karantina terbatas (restricted pratique) setelah di lakukan karantina selama 18 hari," lanjutnya.

Meski berstatus karantina terbatas, kapal MV. Viet Thuan Ocean diperkenankan melakukan aktivitas bongkar muat di Muara Berau, Kukar.

Selama bongkar muat, diwajibkan melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Persetujuan karantina terbatas dimaksudkan agar Kapal MV. VTO bisa melakukan aktivitas bongkar muat dengan protokol Kesehatan yang ketat selama di Muara Berau," tegasnya.

Sementara itu, terkait jenis varian virus yang menulari 20 ABK, setelah dilakukan pemeriksaan sampel WGS oleh pusat, didapatkan hasil bukan varian Omicron.

"Hasil pemeriksaan sampel WGS Covid-19, panggal 17 Desember 2021. Didapatkan informasi dari Badan Litbangkes Kemenkes
RI bahwa sampel ABK MV. VTO berasal dari varian Delta," pungkasnya. (tim redaksi Diksi)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0