1 Perusda di Kaltim Pernah Dapat Penyertaan Modal Rp 31 Miliar, Biro Ekonomi Sebut Belum Dapat Laporan Keuangan


person access_time 6 days ago remove_red_eyeDikunjungi 49 Kali
1 Perusda di Kaltim Pernah Dapat Penyertaan Modal Rp 31 Miliar, Biro Ekonomi Sebut Belum Dapat Laporan Keuangan

Nazrin, Kepala Biro Ekonomi Kaltim

Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimatan Timur bentuk tim investigasi untuk menyelidiki Perusahaan Daerah (Perusda) yang tidak menjalankan tugas dengan baik, terlebih bagi perusahaan yang tidak melaporkan hasil kinerjanya.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
02 Desember 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimatan Timur bentuk tim investigasi untuk menyelidiki Perusahaan Daerah (Perusda) yang tidak menjalankan tugas dengan baik, terlebih bagi perusahaan yang tidak melaporkan hasil kinerjanya.

Salah satu dari 8 perusda yang berjalan di Kaltim saat ini adalah PT. Agro Kaltim Utama. Perusda yang bergerak dibidang perkebunan ini belum jelas eksistensinya. Pasalnya, beberapa anggota DPRD Kaltim yang ingin mencari tau informasi perusahaan mengaku sulit mencari keberadaannya.

Adanya indikasi kinerja yang kurang baik dari perusahaan menjadi alasan Biro Ekonomi untuk membentuk tim investigasi. Hingga kini, PT. Agro Kaltim Utama juga belum menyampaikan laporan keuangan kepada Biro Ekonomi Kaltim. Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Biro Ekonomi, Nazrin, usai rapat kerja dengan komisi II DPRD Kaltim di kantor DPRD Kaltim, Senin (2/12/2019).

"Dari 8 perusda, ada 1 yang bermasalah, sekarang sedang diperbaiki sistem manajemennya, yaitu PT. Agro Kaltim Utama yang bergerak dibidang perkebunan. Dulu kami pernah memberikan surat pernyataan modal, kurang lebih Rp 31 miliar lebih hampir Rp 32 miliar. Sampai saat ini hasilnya belum ada kelihatan, laporan keuangannya juga belum kami terima. Saat ini, kami sudah membentuk tim investigasi berdasarkan surat keputusan Gubernur untuk melakukan pemeriksaan dilapangan terkait aset-aset daerah ini," kata Nazrin. 

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Mengenai perkembangan perusahaan, Nazrin akui hanya memiliki data-data perusahaan. Dirinya sebut pihak perusahaan juga menyatakan akan mengembalikan dana modal yang telah diterimanya dari pemerintah.

"Perkembangannya masih berupa data-data, kemudian ada kesanggupan dari mereka pernyataan untuk mengembalikan dana yang ada, tapi itu belum hitungan secara total, harusnya sudah beberapa tahun ini harusnya lebih dari Rp 32 miliar," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Nazrin beserta jajarannya berencana akan mendatangi kantor PT. Argo Kaltim Utama. Meski belum jelas keberadaannya, Nazrin menargetkan investigasi akan selesai pada akhir tahun ini.

"Tahun ini akan kami coba selesaikan, masih banyak juga saham-saham yang lain diserahkan ke alamat yang belum jelas, oleh karena itu minggu depan kami akan turun ke lapangan," tandasnya. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya