1 Helikopter Diturunkan ke Lokasi Bencana Palu-Donggala


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 1235 Kali
1 Helikopter Diturunkan ke Lokasi Bencana Palu-Donggala

Tim Reaksi Cepat PT. Pertamina Hulu Mahakam sebelum diberangkatkan menuju Palu dan Donggala

Tak ketinggalan, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),  operator blok migas wilayah kerja Mahakam, ikut pula dalam tanggap darurat bencana di Palu dan Donggala.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
02 Oktober 2018

DIKSI.CO, BALIKPAPAN. Indonesia kembali dilanda bencana alam. Gempa bumi 7,7 skala Richter disusul Tsunami melanda Kabupaten Donggala, Kota Palu di Sulawesi Tengah dan beberapa daerah lainnya, Jumat (28/9) lalu.

Korban jiwa terus bertambah akibat terkena dampak langsung. 799 masyarakat terdaftar sebagai pasien di sejumlah rumah sakit akibat menderita luka berat. Ratusan ribu masyarakat kehilangan tempat tinggal, dan terpaksa tinggal di tenda - tenda pengungsian darurat dengan kondisi serba memprihatinkan. 

Titik gempa yang terjadi di Sulteng, membuat getaran gempa juga terasa hingga ke beberapa kabupaten kota di Kaltim.

Bencana ini memantik sejumlah kalangan guna memberikan pertolongan pada korban.

Di Samarinda, sejumlah perempatan jalan dipenuhi komunitas menghimpun dana dari pengguna kendaraan, untuk disalurkan ke korban di Palu dan Donggala. 

Pemprov Kaltim tak ketinggalan mengirimkan sejumlah bantuan ke Palu dan Donggala. Bahkan sejumlah rumah sakit di Kaltim disiagakan guna menampung korban selamat.

Tak ketinggalan, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM),  operator blok migas wilayah kerja Mahakam, ikut pula dalam tanggap darurat bencana di Palu dan Donggala.

Bantuan berupa pengiriman tim reaksi cepat (Quick Response Team). Tim beranggotakan enam orang, terdiri dari 2 tenaga medis dan 4 penyelamat. 

Tim diberangkatkan dari Balikpapan, Selasa (2/10) menuju Palu melalui Makassar. Bersama tim PHM, turut serta tim PHI (Pertamina Hulu Indonesia) 1 tenaga pengamanan, serta 1 tenaga medis dan 3 rescuer dari PHSS (Pertamina Hulu Sanga-Sanga).

Tim Reaksi Cepat dibekali berbagai peralatan dan logistik sesuai dengan kajian risiko dan cakupan tugas di lokasi bencana. Tim ini dibawah koordinasi Posko Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang berada di Korem 123 Tadulako.

Tak hanya itu PHM juga mengirimkan 2 inspector guna membantu perbaikan dermaga di Palu, di bawah koordinasi Puskodal Makassar, 1 helikopter untuk memobilisasi bantuan ke lokasi bencana, serta 1 unit kapal AHTS Ungaran yang telah diberangkatkan dari dermaga Tanjung Batu, Balikpapan, untuk mengangkut bantuan makanan dan obat-obatan.

Dijelaskan Jhon Anis, General Manager PHM, bantuan berupa tim intervensi, helikopter, kapal, dan batang ke wilayah bencana sebagai wujud tanggung jawab kemanusiaan dari perusahaan, dengan harapan mampu membantu pemerintah dan meringankan beban korban yang terkena musibah.

“Di bawah koordinasi bersama, kami akan terus memonitor apabila masih diperlukan bantuan selanjutnya” tutur Jhon Anis yang ditemui sebelum keberangkatan tim PHM.

Sebelumnya, sehari pasca kejadian di Palu dan Donggala, Kantor Pertolongan Bencana Kaltim-Kaltara Basarnas Balikpapan lebih dulu mengirimkan tim ke lokasi kejadian.

Hingga Selasa (2/10) tim Basarnas Balikpapan telah menemukan puluhan korban dalam keadaan meninggal dunia, serta puluhan korban selamat dengan kondisi luka berat.

Namun meski telah menimbulkan ribuan korban jiwa, pemerintah belum menetapkan kejadian di Palu dan Donggala sebagai bencana nasional.(tim redaksi Diksi) 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya