DIKSI.CO – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong peningkatan prestasi atlet melalui kejuaraan yang berkelanjutan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui National Climbing Series 3 Bupati Kutai Timur Cup V Tahun 2026 yang digelar di Sport Climbing, Bukit Pelangi, Kutai Timur, Sabtu (10/10/2026), sebagai ajang mengukur kemampuan sekaligus memperkuat pembinaan atlet panjat tebing daerah.
Ketua FPTI Kaltim, E.L. Nova Saefuddin Zuhri, menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada kegiatan National Climbing Series 3 Bupati Kutai Timur Cup V Tahun 2026 di Sport Climbing, Bukti Pelangi (Sabtu 10/10/2026).
Menurut Nova, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan medali dan gelar juara, tetapi juga wadah pembinaan atlet serta kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan hasil latihan mereka.
“Atas nama Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini,” ujar Nova.
Ia menilai olahraga panjat tebing membutuhkan lebih dari sekadar kekuatan fisik. Atlet juga harus memiliki keberanian, ketahanan, kedisiplinan, strategi, dan semangat pantang menyerah untuk menghadapi tantangan.
Nova pun berpesan kepada para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik kalian. Jangan takut menghadapi tantangan, karena setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan menjadi lebih baik,” katanya.
Atlet diminta tidak cepat puas
Nova mengingatkan atlet yang meraih juara agar tidak cepat puas dengan pencapaiannya. Sementara itu, atlet yang belum memperoleh hasil terbaik diminta tetap berlatih dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai bahan evaluasi.
Menurut dia, perjalanan menuju prestasi membutuhkan proses panjang, konsistensi, dan kemauan untuk terus memperbaiki kemampuan.
FPTI Kaltim, lanjut Nova, berkomitmen mendorong pembinaan panjat tebing agar semakin banyak atlet daerah mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Semoga melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerahnya dan Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap kejuaraan di Kutai Timur tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan sukses, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para atlet dari berbagai daerah.
“Puncak tertinggi bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai, tetapi juga tentang siapa yang berani berjuang, disiplin berlatih, dan tidak pernah menyerah,” pungkasnya. (*)

