MCCC Kaltim Bagikan Makanan Sahur ke Mahasiswa yang Tak Bisa Pulang Saat Corona

DIKSI.CO, SAMARINDA– Muhammadiyah Covid Command Center (MCCC) Kalimantan Timur berbagi makanan sahur kepada warga terdampak Covid-19 dan mahasiswa yang tak bisa pulang.

Ketua Pelaksana Pos Layanan MCCC Kaltim Taufik Rachman mengatakan, aksi berbagi tersebut sudah dilaksanakan sejak tiga hari terakhir dan setiap harinya membagi 100 makanan.

“Setiap hari kami membagikan lebih dari 100 makanan untuk warga terdampak. Selain itu, kami bagikan ke asrama mahasiswa seperti asrama mahasiswa putri Kabupaten Nunukan, penyandang disabilitas, kaum duafa, marbot masjid, hingga penyapu jalan,” kata Taufiq, Jumat (1/5/2020).

Selain itu, MCCC Kaltim pun membuka posko layanan di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Kaltim sebagai tempat pendataan dan open donasi bagi warga yang ingin berpatisipasi bersama.

“Kebanyakan pendaftarnya adalah mahasiswa yang tidak bisa pulang. Setelah didata, mereka bisa ambil sendiri makanan sahur,” katanya.

Sekretaris Pelaksana Pos Layanan MCCC Kaltim Agus Toto menambahkan, penyediaan sahur itu dipesan langsung dari warga dan warung makan yang sedang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19.

“Ini sekaligus pemberdayaan masyarakat. Dananya itu dari kami, warga yang buat sampai dibungkus, kemudian kita bagikan kepada warga yang membutuhkan,” katanya.

Agus mengaku terharu dengan banyaknya donasi yang masuk. Banyak warga yang ingin saling membantu, namun kesulitan mencari tempat menyalurkan.

“Kita berharap, pandemi di tengah Bulan Ramadan ini bisa membuat kita semakin terbuka untuk membantu sesama,” harapnya. (tim redaksi Diksi)

Saefuddin Zuhri/Diksi.co

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button