Respon Soal Aksi Trump Bawa Alkitab di Aksi Protes Kematian George Floyd, Presiden Iran: Memalukan


person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 138 Kali
Respon Soal Aksi Trump Bawa Alkitab di Aksi Protes Kematian George Floyd, Presiden Iran: Memalukan

Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani/ tempo.co

Pada Senin (1/6) Trump berpose sambil membawa Alkitab di depan Gerja Episcopal St. John. Pasukan keamanan saat itu menembakkan bola merica dan bom asap ke arah pemrotes agar Trump bisa lewat.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
05 Juni 2020

DIKSI.CO - Berita Mancanegara yang dikutip DIKSI.CO tentang respon Presiden Iran Hassan Rouhani terhadap aksi Presiden Donald Trump 

Aksi pose Presiden Donald Trump yang membawa Alkitab di tengah aksi protes kematian George Floyd direspon Presiden Iran Hassan Rouhani

Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut aksi Presiden Donald Trump itu sebagai aksi memalukan. 

Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut pose Presiden Donald Trump yang membawa Alkitab di tengah aksi protes kematian George Floyd sebagai hal memalukan.

"Itu (pose Trump) merupakan tindakan memalukan yang dilakukan oleh seorang presiden, yang ingin menunjukkan respons terhadap rakyatnya sendiri dengan membawa kitab suci (Alkitab)," kata Rouhani dalam pidatonya seperti mengutip AFP.

"Alkitab merupakan kitab suci yang mengajarkan kedamaian, ketenangan, dan kemanusiaan. Alkitab bukan kitab yang mengajarkan pembunuhan terhadap orang tak bersalah," ucapnya menambahkan.

Pada Senin (1/6) Trump berpose sambil membawa Alkitab di depan Gerja Episcopal St. John. Pasukan keamanan saat itu menembakkan bola merica dan bom asap ke arah pemrotes agar Trump bisa lewat.

Donald Trump/ AP Photo

Aksi protes terjadi di seluruh penjuru AS sebagai buntut kematian Floyd yang meningal setelah lehernya dikunci oleh polisi kulit putih di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Gelombang demo menentang rasisme terhadap kaum minoritas terus digaungkan bahkan hingga ke Eropa dan Amerika Latin.

Rouhani mengatakan apa yang terjadi pada Floyd merupakan kejadian terburuk dalam sejarah AS.

"Kami adalah ... saksi dari salah satu hari terburuk dalam sejarah politik dan sosial Amerika dan ketidakadilan terhadap etnis kulit hitam. Apa yang terjadi pada George Floyd merupakan peristiwa yang mencuri perhatian dunia," ucapnya.

Trump digugat oleh kelompok hak-hak sipil Amerika Serikat atas tindakan kekerasan yang dilakukan pasukan keamanan saat aksi demo di luar Gedung Putih.

Serikat Kebebasan Sipil Amerika (The American Civil Liberties Union/ACLU) dan kelompok lainnya menuding Trump dan pejabat tinggi lain melanggar hak konstitusi para aktivis Black Lives Matter dan demonstran individu lain.

"Polisi melakukan dugaan pelanggaran yang terkoordinasi dan tidak berpihak ke kerumunan demonstran dan mengerahkan zat kimia, peluru karet, dan meriam suara," kata ACLU, Kamis (4/6) waktu setempat. (*) 

Artikel ini telah tayang di CNNIndonesia.com dengan judul "Presiden Iran soal Trump Bawa Alkitab saat Demo: Memalukan" https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200605084509-113-510105/presiden-iran-soal-trump-bawa-alkitab-saat-demo-memalukan



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya