DIKSI.CO – Jamie Carragher menyoroti respons CEO Manchester City Ferran Soriano setelah komisi independen memutus perkara pelanggaran finansial klub.
Mantan pemain Liverpool itu menilai Soriano menggunakan istilah “konspirasi” dan “fakta alternatif” saat menanggapi putusan tersebut.
Carragher bahkan membandingkan gaya pernyataan Soriano dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kritik Pernyataan Ferran Soriano
Carragher menyampaikan pandangannya melalui The Telegraph. Ia menilai Soriano mengabaikan proses panjang yang telah berlangsung dalam perkara Manchester City.
“Ferran Soriano terdengar lebih mirip Donald Trump saat menyinggung soal ‘konspirasi’ dan melontarkan serangkaian ‘fakta alternatif’,” bukanya.
Carragher juga mempertanyakan sikap Soriano yang menganggap putusan komisi hanya sebagai sebuah pendapat.
“Pernyataan-pernyataannya tidak masuk akal dan keliru secara faktual ketika dia bersikeras bahwa mereka tidak melakukan kesalahan apa pun dan mencoba menggambarkan vonis tersebut sebagai sekadar ‘pendapat’, padahal keputusan itu didasarkan pada penyelidikan dan argumen hukum selama bertahun-tahun,” paparnya.
Manchester City Hadapi 114 Dakwaan Pelanggaran
Komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League.
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial dalam periode yang berlangsung selama beberapa tahun.
Premier League sebelumnya membawa kasus tersebut ke komisi independen untuk menjalani proses pemeriksaan. Komisi kemudian menyampaikan putusan setelah menjalani proses hukum dan pemeriksaan terhadap berbagai bukti.
Manchester City Tetap Membantah
Manchester City tetap membantah tuduhan tersebut. Klub juga menggunakan haknya untuk mengajukan banding atas keputusan komisi independen.
Pada Jumat (2/10/2026), Manchester City mengajukan banding terhadap putusan tersebut.
Karena itu, proses perkara belum berakhir. Badan banding akan memeriksa keberatan Manchester City sebelum memberikan keputusan berikutnya.
Carragher Soroti Pendapatan Komersial City
Carragher juga menyinggung persoalan pendapatan komersial Manchester City. Ia mengatakan kecurigaan mengenai nilai pendapatan tersebut sudah muncul sejak lama.
“Bahkan kami yang sejak lama mencurigai City memanipulasi nilai pendapatan komersial mereka, bahwa mereka memperoleh penghasilan lebih besar dari sumber tersebut dibandingkan klub terbesar dunia Real Madrid, tetap terkejut melihat betapa tegasnya pernyataan yang ada,” tutupnya.
Menurut Carragher, hasil pemeriksaan komisi independen membuat persoalan tersebut mendapat perhatian lebih besar.
Sementara itu, Manchester City masih menjalani proses banding. Hasil dari tahapan tersebut akan menentukan perkembangan berikutnya dalam perkara pelanggaran finansial klub.
(Redaksi)

