Kesal Tingkah Laku Anak, Pasangan Suami Istri di Kukar Tega Lakukan Penganiayaan ke Bocah Usia 4 Tahun


person access_time 3 months ago remove_red_eyeDikunjungi 72 Kali
Kesal Tingkah Laku Anak, Pasangan Suami Istri di Kukar Tega Lakukan Penganiayaan ke Bocah Usia 4 Tahun

Ilustrasi penganiayaan

Sebelumnya, kedua orangtua AN, yakni ayah kandung berinisial NA dan ibu tiri korban berinisial HA telah ditetapkan menjadi tersangka. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
11 Juli 2019

DIKSI.CO, KUKAR -Kasus penganiayaan yang dialami bocah berusia 4 tahun di Kukar berinisial AN masih tetap didalami pihak Satreskrim Polres Kutai Kartanegara. 

Diberitakan Diksi.co sebelumnya, kedua orangtua AN, yakni ayah kandung berinisial NA dan ibu tiri korban berinisial HA telah ditetapkan menjadi tersangka. 

Dari pendalaman kasus, terungkap pula alasan pasangan suami istri itu lakukan penganiayaan kepada AN. 

Pasangan suami istri itu mengaku sering kesal dengan tingkah laku AN yang membuatnya tega lakukan penganiayaan. 

"Saya kesal dengan dia, soalnya sering menyembunyikan pakaian kotor setelah buang air, berkali-kali saya tanya tidak dijawab, setelah saya pukul baru dia kasih tunjuk celananya disembunyikani," ungkap HA, ibu tiri korban.

Terungkap pula bahwa bocah AN itu kerap mendapat perlakuan dimasukkan ke dalam karung dengan ancaman dibuang ke sungai Mahakam saat si ibu tiri merasa kesal.

"Saya taruh ke bawah karungnya, terus saya suruh dia masuk dia nurut aja, terus saya ancam mau buang ke sungai Mahakam, dia bilang ampun bu aku nggak nakal lagi aku janji. Jadi setiap dia nakal saya ancam masukkan ke dalam karung," ucap HA. 

Sementara itu, sang ayah kandung juga mengakui, telah tega memukul NA lantaran kesal dengan anaknya yang bermain pisau membahayakan adik NA yang masih berusia 1 tahun.

"Adiknya mau dicucuk pakai pisau, pernah saya lihat terus saya ambil pisaunya, namanya saya emosi, terus saya pukul pakai sapu sampai patah," tutur NA ayah kandung korban.

Hal ini juga ditegaskan oleh Kapolres Kukar, AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Damus Asa.

Mereka mengatakan, motif pelaku tega menyiksa korban lantaran, pelaku kerap merasa kesal dengan korban. Selain itu keduanya kerap melampiaskan kekesalan terhadap korban saat ada masalah di dalam keluarga.

"Kedua pelaku sering merasa jengkel terhadap anaknya dan tidak mengerti keinginan anaknya, selain itu kedua pelaku juga ada permasalahan di keluarga sehingga melampiaskan ke anaknya, dan perbuatan ini telah berulang-ulang dilakukan oleh kedua pelaku," kata Damus Asa.

Dari hasil penyidikan polisi diketahui, prilaku kasar kedua pelaku terhadap NA telah dilakukan sejak awal tahun 2019 lalu.

"Kurang lebih dari awal tahun sejak Januari sampai saat ini, kurang lebih 6 bulan," ucap Damus Asa. 

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Deretan Meme Banjir Samarinda, Dari Kam Hanyarkah hingga Pak Jaang Dimana

BACA JUGA: Aksi Sosial, Bubuhan Kopi Samarinda Seduhkan Kopi Untuk Korban Banjir

BACA JUGA: Cipayung Plus Kaltim Harap Jokowi-Prabowo Silaturahmi Satu Meja

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya