Hakim Pemberi Vonis di Kasus Tumpahan MInyak Teluk Balikpapan Terjerat Korupsi, KOMPAK Minta KY Kaltim Pantau Proses Peradilan


person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 51 Kali
Hakim Pemberi Vonis di Kasus Tumpahan MInyak Teluk Balikpapan Terjerat Korupsi, KOMPAK Minta KY Kaltim Pantau Proses Peradilan

Perwakilan KOMPAK saat bertandang ke KY Penghubung Kaltim, Rabu (15/5/2019).

Mereka khawatir akan adanya kecurangan dalam proses peradilan yang terlaksana di PN Balikpapan. Kecurigaan tersebut ditenggarai kaerena sebelumnya Hakim PN Balikpapan atas nama Kayat telah melakukan praktek korupsi,. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
15 Mei 2019

DIKSI.CO, SAMARINDA - Tersangkutnya hakim yang memberi vonis atas perkara tumpahan minyak di Teluk Balikpapan dalam kasus korupsi, ikut membuat Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan (KOMPAK) berikan sikap. 

Diketahui, petaka tumpahan minyak dari bocornya pipa milik PT Pertamina Refinery Unit V di Teluk Balikpapan kini telah berlalu lebih dari satu tahun. 

Berbagai dampak dari tumpahan minyak hingga saat ini tak kunjung diselesaikan. Pemerintah dianggap abai terhadap petaka yang memakan 5 korban jiwa itu.

Atas hal itu, Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan (KOMPAK),  resmi mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Balikpapan terhadap pemerintah pada Senin 13 Mei 2019. 

Selain itu, untuk mamastikan peradilan berjalan jujur dan adil, KOMPAK juga mangajukan permohonan pada Komisi Yudisial Penghubung Kaltim guna memantau jalannya setiap proses peradilan perkara ini yang akan dilaksanakan, pada Rabu (15/5/2019) tersebut. 

"Kami kemarin telah menyambangi pengadilan negeri Balikpapan. Itu untuk melanjutkan kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Dan hari ini kami meminta bantuan oleh Komisi Yudisial Penghubung Kaltim untuk memantau langsung proses peradilan tentang kasus tumpahan minyak di teluk waktu itu," ucap Fathul Huda Wiyashadi, Koordinator hukum kompak yang juga direktur JAL Balikpapan, Rabu (15/5/2019).

Mereka khawatir akan adanya kecurangan dalam proses peradilan yang terlaksana di PN Balikpapan. Kecurigaan tersebut ditenggarai kaerena sebelumnya Hakim PN Balikpapan atas nama Kayat telah melakukan praktek korupsi,. 

Hakim Kayat diketahui adalah hakim yang memimpin sidang dan juga berikan vonis kepada nakhoda kapal MV Ever Judger.

"Saya meminta kepada KY Kaltim, agar dapat mengikuti setiap proses pengadilan yang berjalan, dan melihat gerak gerik hakim disaat memimpin berjalannya sidang. Karena ternyata saudara Kayat, selaku Hakim yang kemarin telah diamankan oleh KPK. Ia yang memimpin sidang kasus tumpahan minyak di Balikpapan," jelasnya.

"Harapannya KY Kaltim dapan melihat secara detail keputusan yang diberikan oleh hakim disaat persidangan nanti, agar dapat ditindak lanjuti, bila ada yang mencurigakan," tambahnya.

Sementara itu, Kordinator Penghubung KY Kaltim di Samarinda, Dhani Bunga menanggapi bahwa pihaknya akan menindaklanjuti permintaan dari KOMPAK, yang meminta agar KY Kaltim dapat membantu memantau berjalannya persidangan kasus tumpahan minyak di Balikpapan.

"Terimakasih atas kepercayaan teman-teman Kompak, yang telah meminta kami untuk membantu memantau setiap berjalannya sidang. Dan kami akan tindak lanjuti laporan ini, dan akan kami kordinasikan kepada kantor pusat," ungkapnya.

Kemudian KY Kaltim berjanji akan membantu memantau berjalannya sidang tersebut, untuk mewujudkan berjalannya proses sidang yang bersih dan jujur.

"Kami berjanji akan membantu teman-teman KOMPAK, dan kami akan membantu memantau sidang tersebut, agar berjalamnya sisang terhindar dari kecurangan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab," katanya. (tim redaksi Diksi) 

BACA JUGA: Pelajar SMP Meninggal di Lubang Tambang Muara Kaman Kukar, Jadi Korban Keempat di Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

BACA JUGA: Profil Tsamara Amany Caleg Raih Suara Terbanyak di Singapura, Tetapi Gagal Lolos ke Senayan

BACA JUGA: Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Pemilu

 

Ikuti Facebook Diksi.co: 

 

You Tube Diksi.co: 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya