5 Tahun Lakukan Asusila ke Anak Kandung, Pria di Samarinda Menangis Usai Dibekuk Polisi


person access_time 4 days ago remove_red_eyeDikunjungi 30 Kali
5 Tahun Lakukan Asusila ke Anak Kandung, Pria di Samarinda Menangis Usai Dibekuk Polisi

Tersangka HR diinterogasi oleh Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo/ Diksi.co

Kasus asusila ini terjadi di Kecamatan Samarinda Sebrang, Kota Samarinda. Karena Tak kuat dengan perlakukan ayahnya berinisial HR(40), korban berinisial DV (16) melaporkannya perbuatan bejatnya kepada pihak kepolisian Samarinda Seberang.

Ditulis Oleh: DIKSI.co
10 Oktober 2019

DIKSI.CO.SAMARINDA - Kasus asusila kembali terjadi di kota penyangga Ibu Kota Negara, Samarinda.

Sebelummnya, pada minggu lalu, seorang guru ngaji tega melakukan tindakan asusila kepada anak santrinya yang masih berusia 8 tahun.

Kali ini, tindakan asusila dilakukan oleh olaki-laki paruh baya yang tega mencabuli anak kandung yang masih berusia 16 tahun, Rabu (9/10/2019).

Kasus asusila ini terjadi di Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. Karena Tak kuat dengan perlakukan ayahnya berinisial HR(40), korban berinisial DV (16) melaporkannya perbuatan bejatnya kepada pihak kepolisian Samarinda Seberang.

Menurut keterangan Kapolsek Samarinda Seberang , Kompol Suko Widodo, tersangka dibekuk dirumahnya pada tanggal 5 Oktober 2019 lalu.  

“Setelah korban melaporkan langsung kepada kami, dan mendengarkan kronologi kejadiannya, kami langsung menangkap pelaku di rumahnya” ucapnya. 

Sebelumnya, korban menceritakan kepada kepolisian, bahwah pelaku sudah melakukan tindakan asusila kepada DV semenjak korban berusia 11 tahun. Hingga saat ini korban berusia 16 tahun dan sudah terjadi 5 tahun tindakan bejat yang dilakukan ayah kandungnya.

Terakhir pelaku melakukan asusila pada tanggal 2/10/2019 lalu disalah satu perusahaan tempat pelaku bekerja. Setelah itu esok harinya korban melaporkan kepada polisi tindakan bejatnya. 

“Korban mengaku telah menjadi pemuas napsu pelaku sejak 5 tahun lalau dari korban berusia 11 tahun. Terakhir pelaku melakukan tindakan asusialnya di tempat pekerjaan si pelaku dengan alasan jalan jalan melihat tempat kerjaan pelaku” ucap Kompol Suko Widodo.

Iklan Apri Gunawan/ Diksi.co

Korban sebelumnya sudah menceritakan kejadian ini kepada istri tersangka yang merupakan ibu kandung korban. Namun, sang ibu tidak percaya dan tidak menggubris cerita korban.

Setalah pelaku dibekuk dirumahnya, kemudian  dibawa ke kantor polisi. Pelaku sempat tidak mengaku dengan apa yang di tuduhkan saat diintrogasi oleh penyidik Polsek Samarinda Seberang. Bahkan pelaku sampai bersumpah sambil memegang kitap suci Al-Quran, karena pelaku beragama Islam, namun tidak juga mengaku. 

Akan tetapi, saat pelaku berhadapan dengan Kapolsek Kompol Suko Widodo dan diberi sejumlah pertanyaan serta diselingi nasehat nasehat keagamaan, akhirnya pelaku mengakui atas semua tidakan bejatnya.

Terlebih kepolisisan sudah melakukan visum kepada korban, dan terbukti adanya robekan di selaput alat kelamin korban.

“Tersangka akhirnya mengaku setelah beberapa pertanyaan serta sedikit nasehat dan bukti yang sudah dikumpulkan penyidik termasuk hasil visum” ucap Kompol Suko Widodo 

Tangis tersangka pun pecah, berulang kali HR meinta maaf kepada kapolsek atas semua perbuatannya dan memohon agar kasusnya yang menjeratnya tidak diberitahukan kepada istrinya.

Bahkan hingga pelaku dibawa ke ruang tahanan pelaku terus menangis dan meminta maaf kepada pihak kepolisian.

“Saya menyesal pak, saya minta maaf pak, saya minta maaf pak. Saya mohon pak,,jangan sampai keluarga saya tahu apalagi istri saya. Saya mohon pak,” tangis tersangka HR.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 81 ayat 3 junto 82  ayat 2 Undang –Undang  Republik Indonesiai No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan Dan Anak Atas Perubahan UU RI No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan acaman hukuman 15 tahun penjara. (tim redaksi Diksi) 

Iklan Saefuddin Zuhri/ Diksi.co

BACA JUGA: Raja Naga Kena Tegur Mendagri

BACA JUGA: Hoaks Piala Dunia dan Pemindahan Ibu Kota

BACA JUGA: KPK Bidik Aset Rita di Kukar dan Samarinda

BACA JUGA: PNS Aktif Diburu Jaksa

BACA JUGA: Kasus Dugaan Penyimpangan KONI Kutim Tunggu Waktu

Ikuti Facebook Diksi.co: 

You Tube Diksi.co: 

 

 

 

 

 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya