UMKM di Samarinda Kian Hidup, Andi Harun Optimis Ekonomi Kerakyatan di Samarinda Bangkit Total


person access_time 6 months ago remove_red_eyeDikunjungi 364 Kali
UMKM di Samarinda Kian Hidup, Andi Harun Optimis Ekonomi Kerakyatan di Samarinda Bangkit Total

Beberapa stand atau booth yang ada di Samarinda Street Food Festival

Geliat UMKM di Kota Samarinda kian menjanjikan hidup berdampingan dengan kondisi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
11 Februari 2022

DIKSI.CO, SAMARINDA - Geliat UMKM di Kota Samarinda kian menjanjikan hidup berdampingan dengan kondisi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Festival dan kegiatan-kegiatan yang melibatkan UMKM lokal di Samarinda, terus menerus diadakan dengan dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda.

Meski di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak serius bagi dunia UMKM, malah menjadi dorongan bagi pemkot beserta stakeholder lainnya untuk kembali membawa usaha yang digerakkan oleh kalangan masyarakat ini kembali bangkit.

Teranyar Samarinda Street Food Festival digelar di lapangan parkir GOR Segiri Samarinda yang digagas oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda, bekerja sama dengan jajaran dinas Pemkot Samarinda terkait dan beberapa pihak swasta.

107 stand terhampar yang diisi oleh 94 stand jajanan kuliner dan sisanya diisi oleh booth sponsor dan UMKM yang bergerak di bidang fashion.

Samarinda Street Food Festival dibuka oleh Walikota Samarinda, Andi Harun pada 9 Februari 2022 dan akan berlangsung hingga 15 Februari 2022.

Andi Harun menyampaikan melalui keterangan tertulisnya bahwa ketangguhan UMKM telah teruji dalam menghadapi berbagai ancaman krisis.

Termasuk krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini juga telah menunjukkan UMKM adalah sektor yang mampu bertahan meskipun dengan berbagai keterbatasan.

"Kami sangat optimis perekonomian di Samarinda terus bertumbuh melihat Samarinda yang aman, stabil, kondusif, didukung inflasi yang masih terkendali," ujarnya, Jumat (11/2/2022).

Menurut wali kota, UMKM telah menjadi tulang punggung ekonomi bangsa terutama di saat terpaan krisis seperti pandemi saat ini.

"Tetapi membuka kegiatan ekonomi di tengah pandemi ini tetap harus menerapkan protokol kesehatan ketat, memang ada penambahan kasus, namun kita tidak boleh panik dan tetap waspada," imbaunya. (tim redaksi)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0