Proyek Semenisasi Jalan, Pedangang Keluhkan Kemacetan di Jalan D.I. Panjaitan


person access_time 9 months ago remove_red_eyeDikunjungi 286 Kali
Proyek Semenisasi Jalan, Pedangang Keluhkan Kemacetan di Jalan D.I. Panjaitan

Suasana lalu lintas di Jalan D.I. Panjaitan

royek semenisasi di sepanjang jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, saat ini dalam proses penyelesaian. Terlihat, hanya ujung jalan yang masih dalam pengerjaan, tepatnya di depan Maha Vihara Sejahtera Maitreya, pusdiklat dan buddist center terbesar di Asia.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
12 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Proyek semenisasi di sepanjang jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, saat ini dalam proses penyelesaian.

Terlihat, hanya ujung jalan yang masih dalam pengerjaan, tepatnya di depan Maha Vihara Sejahtera Maitreya, pusdiklat dan buddist center terbesar di Asia.

Meski demikian, kemacetan kendaraan dari arah Bontang menuju Samarinda masih terjadi, sepanjang 3 kilometer, pada Minggu (12/1/2020).

Akibat kemacetan jalan ini turut berpengaruh pada pendapatan dari pedagang yang berjualan di Jalan D.I. Panjaitan.

"Setiap sore sampai malam macet seperti ini Mas. Karena macet, orang-orang jadi jarang mau berhenti atau yang tinggal di sekitar sini malas buat keluar beli makanan," ujar Irfan, pedagang lalapan cipta rasa.

Irfan mengaku, selama proyek semenisasi ini dikerjakan, omset yang ia peroleh menurun hingga 50 persen.

"Sebelum ada proyek ini dalam satu hari omset yang saya dapat bisa sampai Rp 1 juta, kalo sekarang paling banyak Rp 500 ribu per hari," jelasnya.

Tak hanya itu, sebelumnya di Desember 2019, pedagang lalapan yang bertempat tinggal di Kelurahan Lempake ini sempat kehilangan mata pencahariannya. Sebab, awal pengerjaan proyek semenisasi tepat di depan lapaknya tidak dapat dilalui kendaraan.

"Saya baru Januari ini buka, kemarin selama satu bulan saya tidak bisa jualan karena jalanan tidak bisa dilalui, saya berharap proyek ini bisa cepat diselesaikan, supaya pendapatan saya bisa kembali normal," tuturnya.

Dari pantauan redaksi DIKSI, banyak warung sembako maupun warung makan, memilih tutup di sepanjang jalur proyek semenisasi ini. (tim redaksi DIKSI)

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya