4 Alasan Bangkrutnya Bisnis Kedai Kopi, Dari Perencanaan Yang Buruk Hingga Tim Yang Tidak Solid


person access_time 2 years ago remove_red_eyeDikunjungi 1048 Kali
4 Alasan Bangkrutnya Bisnis Kedai Kopi, Dari Perencanaan Yang Buruk Hingga Tim Yang Tidak Solid

Ilustrasi Kedai Kopi

Jangan mengebu-gebu untuk menghadirkan menu kopi dan produksi kopi yang terlalu banyak tanpa di imbangi strategi pemasaran yang baik. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
04 Mei 2019

DIKSI.CO - Pernah berbisnis kedai kopi, warung kopi atau coffee shop dan berujung kebangkrutan? 

Dikutip dari Blog Duoningrat Official ada sedikitnya 4(empat) penyebab bangkrutnya kedai kopi di Indonesia.

Berikut penyebab kebangkrutan bisnis kedai kopi:

1. Tidak ada perencanaan tujuan bisnis yang matang

Sebelum memulai bisnis kedai kopi impian mu, tentukan visi dan misi yang benar sehingga kamu dan tim mengerti dimana harus mencapai Goal bisnismu, konsultasikan ke ahlinya atau pelaku yang telah lama berkecimpung di dunia bisnis kopi.

2. Marketing yang buruk

Jangan mengebu-gebu untuk menghadirkan menu kopi dan produksi kopi yang terlalu banyak tanpa di imbangi strategi pemasaran yang baik. Tentukan target komsumen mu, lakukan promosi yang mudah di sekitar tempat usahamu, meskipun murah namun tepat sasaran, semua harus kamu rencanakan matang di awal bersama tim.

3. Tim yang tidak solid

Kamu bukan superman yang bisa segalanya, tanpa dukungan tim pemasaran, barista dan helper yang solid mustahil untuk mencapai goal kesuksesan bisnis kedai kopi.

Pastikan kamu telah memiliki SDM atau tim yang siap menemanimu baik saat kondisi kedai kopi mu sedaang ramai dan sepi, tentu itu semua tidak akan pernah ada tanpa adanya komitmen yang kuat antar individu.

Rekrut tim atau karyawan terbaikmu disaat yang tepat pula, perhatikan selalu beban operasional bulanan yang harus kamu keluarkan apakah sesuai dengan pendapatan, jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang demi sebuah tim.

Berbisnis berbeda dengan “persahabatan”, jangan ragu untuk memecat tim mu yang sudah tidak memiliki komitmen kuat dan hanya menjadi beban perusahaan.

4. Pencatatan keuangan yang buruk

Setiap uang keluar masuk di mesin kasir kedai mu harus tercatat dengan rapi dan benar, jangan sampai pula uang bisnis mu terpakai untuk kepentingan pribadi mu.

Jangan mudah tergiur dengan uang besar di rekening, selalu fikirkan pengembangan dan ekspansi bisnis yang baik untuk bisnismu di masa mendatang. Mungkin dengan membuka cabang baru kedai kopi mu di depan stadion Manchester United? why not!. (*) 

BACA JUGA: Pelajar SMP Meninggal di Lubang Tambang Muara Kaman Kukar, Jadi Korban Keempat di Pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi

BACA JUGA: Profil Tsamara Amany Caleg Raih Suara Terbanyak di Singapura, Tetapi Gagal Lolos ke Senayan

BACA JUGA: Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan saat Pemilu

 

Ikuti Facebook Diksi.co: 

 

You Tube Diksi.co: 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya