Dari Dunia Hiburan ke Politik Sejak 2011, Segini Harta Kekayaan Fadia Arafiq

DIKSI.CO – Penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyeret perhatian publik pada rekam jejak politik dan harta kekayaannya.

Kepala daerah dua periode ini telah berkecimpung di dunia politik sejak 2011 dan tercatat memiliki kekayaan puluhan miliar rupiah.

Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan penangkapan tersebut melalui juru bicaranya, Budi Prasetyo.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi, Selasa (2/3/2026).

KPK masih menelusuri dugaan perkara yang menjerat Fadia. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Harta Kekayaan Fadia Arafiq Berdasarkan LHKPN

Fadia Arafiq melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir pada 30 Maret 2025 untuk tahun pelaporan 2024.

Total kekayaannya tercatat Rp85,6 miliar. Mayoritas berupa tanah dan bangunan senilai Rp74,29 miliar yang tersebar di Pekalongan, Bogor, Semarang, dan Jakarta.

Selain itu, ia memiliki dua kendaraan senilai Rp1,18 miliar, harta bergerak Rp3,02 miliar, serta kas dan tabungan Rp10,33 miliar. Setelah dikurangi utang Rp3,2 miliar, total kekayaan bersihnya tercatat Rp88,82 miliar.

Berkiprah di Politik Sejak 2011

Fadia Arafiq, yang lahir dengan nama Laila Fathiah pada 23 Mei 1978 di Jakarta, merupakan putri penyanyi dangdut legendaris A. Rafiq dan Aisyah.

Ia memulai karier politiknya sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Kariernya terus menanjak saat menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021) serta Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.

Pada Pilkada 2020, Fadia terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2026. Ia kembali memenangkan Pilkada 2024 bersama Sukirman untuk periode 2025–2030 dengan perolehan 306.443 suara atau 56,23 persen suara sah.

Pendidikan dan Latar Belakang

Fadia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta sebelum melanjutkan studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang. Ia meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Stikubank Semarang dan menyelesaikan program doktor di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.

Sebelum aktif di politik, ia sempat merilis single “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000.

Kini, dengan OTT KPK yang menjeratnya, publik menanti kepastian status hukum Fadia Arafiq dalam waktu 1×24 jam sesuai ketentuan yang berlaku.

(Redaksi)

Back to top button