Bangun Tugu Pesut Mahakam di Simpang Mall Lembuswana, Pemkot Samarinda Sampaikan Pesan Soal Pelestarian Pesut

DIKSI.CO – Tugu Pesut Mahakam yang terletak di Simpang Mall Lembuswana, Samarinda menjadi simbol baru bagi Kota Tepian.

Tugu ini menampilkan siluet Pesut Mahakam, mamalia langka yang hanya ditemukan di Sungai Mahakam dan kini semakin terancam punah.

Dengan desain yang unik, Tugu Pesut Mahakam berdiri megah setinggi 8 meter dan terbuat dari konstruksi baja berlapis kabel plastik daur ulang.

Warna merah yang mencolok membuat tugu ini mudah dikenali, menjadikannya elemen estetika yang memperindah tampilan kota sekaligus sebagai pengingat akan pentingnya pelestarian fauna khas Sungai Mahakam.

Menurut Uwim Mursalim, Pejabat Pembuat Komitmen dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda, pembangunan tugu ini memiliki tujuan lebih besar: mengingatkan masyarakat akan pentingnya konservasi Pesut Mahakam yang jumlahnya semakin menurun.

“Tugu ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Uwim.

Walaupun tugu sudah bisa dinikmati oleh warga Samarinda, tugu tersebut belum diresmikan dan masih menunggu arahan dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Namun, tidak diragukan lagi bahwa Tugu Pesut Mahakam telah menjadi simbol kebanggaan baru bagi Samarinda dan sebuah langkah penting dalam menjaga keanekaragaman hayati di Kalimantan Timur.

“Proyek pembangunan tugu ini menelan biaya sebesar Rp 1,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024,” pungkasnya. (*)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button