APBD 2021 Kutai Kartanegara Berpotensi Turun Hingga Mencapai 1,4 Triliun

DIKSI.CO, TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Chairil Anwar, mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Kartanegara berpotensi terjadi penurunan hingga 1,4 Triliun pada tahun 2021. 

APBD Kukar yang sebelumnya sekitar RP 4,6 Triliun berpotensi terjadi penurunan yang hanya tersisa Rp 3,1 Triliun pada tahun 2021.

Chairil Anwar mengaku dari laporan yang di terima dari BPKAD, Bappeda dan Sekretaris Daerah sampai saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Ia mengatakan dana bagi hasil (DBH) turun drastis, sedangkan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Kukar menvapai 85 ℅ dari DBH. 

“Struktur APBD kita itu secara utuh 85℅ dari DBH,” katanya. 

Untuk saat ini belum bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dikarenakan pendapatan pajak dari masyarakat yang saat ini down. 

“Beban masyarakat sudah susah, kemudian daya beli masyarakat juga sudah down apa yang mau kita cari pada celah-celah itu,” pungkasnya. (advertorial) 

 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button