Samarinda Terapkan Parkir Non Tunai, Komisi IV DPRD Samarinda Harap Gaji Jukir Tembus UMK


person access_time 1 month ago remove_red_eyeDikunjungi 43 Kali
Samarinda Terapkan Parkir Non Tunai, Komisi IV DPRD Samarinda Harap Gaji Jukir Tembus UMK

Aslawianto (44), salah seorang juru parkir yang telah menandatangani kontrak kerja dengan Pemerintah Kota Samarinda

Polemik kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda dari sektor parkir kini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan lembaga DPRD Samarinda.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
20 Juni 2022

DIKSI.ID, SAMARINDA - Polemik kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Samarinda dari sektor parkir kini menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan lembaga DPRD Samarinda.

Penataan perparkiran tersebut kini didorong Pemkot Samarinda untuk dikelola melalui Perumda Varia Niaga.

Perumda Varia Niaga yang sebelumnya bergerak di sektor retail digadang-gadang bisa menghimpun seluruh pungutan dari juru parkir (jukir).

Sebagaimana diketahui, sebanyak 243 jukir dibawah binaan Dinas perhubungan (Dishub) Samarinda akan dibekali bimbingan teknis penerapan parkir non tunai.

Di era kepemimpinan Wali Kota dan Wawali, Andi Harun-Rusmadi, campur tangan langsung institusi pemerintah memungut pajak retribusi diserahkan kepada lembaga BUMD melalui Perumda Varia Niaga.

Terkait hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti, menyambut baik dengan upaya Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengkaryakan para jukir dalam sistem pembayaran parkir non tunai.

“Jelas kami menyambut baik sistem pengupahan yang lebih manusiawi itu,” ungkap Sri Puji Astuti, Senin (20/6/2022).

Upaya tersebut menurut Puji sapaannya dapat mendorong kesejahteraan para Jukir.

“kalau bisa gaji jukir sesuai UMK (Upah Minimum Kota) Samarinda,” pintanya.

Kendati menginginkan hal tersebut, Politisi Demokrat itu menegaskan perlu ada perhitungan yang matang dari Pemkot Samarinda.

“Dibahas dulu kan, apakah daerah mampu,” ucapnya.

Diwartakan sebelumnya, uji coba penerapan e-Parkir telah diberlakukan beberapa waktu yang lalu. Ada 25 titik yang akan diujicobakan. Sementara total keseluruhan titik parkir mencapai 243 titik.

“Ada 243 jukir yang akan dilibatkan. Saat ini masih transisi dan baru 25 jukir yang sedang menandatangani kontrak," ucap Syamsuddin Hamade, Dirut Perumda Varia Samarinda.

Kendati begitu, pihaknya akan terus mematangkan perencanaan di 243 titik pengeloaan parkir non tunai.
Dengan begitu ratusan jukir tersebut bakal didorong untuk lebih produktif dan bersumbangsih terhadap pemasukan kas daerah.

"Kami sangat memperhatikan kesejahteraan para jukir. Seperti gaji pokok dan tambahan bonus
berdasarkan kinerja profesi," terangnya. (Advertorial)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0