Pertamini Akan Ditertibkan, Wakil Ketua DPRD Samarinda Minta Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam


person access_time 2 months ago remove_red_eyeDikunjungi 83 Kali
Pertamini Akan Ditertibkan, Wakil Ketua DPRD Samarinda Minta Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam

Ilustrasi SPBU di Kota Samarinda

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menertibkan pedagang BBM eceran diprediksi akan membawa dampak pada ketersediaan BBM di berbagai tempat di Samarinda.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
30 Juni 2022

DIKSI.CO, SAMARINDA - Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menertibkan pedagang BBM eceran diprediksi akan membawa dampak pada ketersediaan BBM di berbagai tempat di Samarinda.

Meski menyalahi aturan tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan BBM eceran sangat membantu warga ketika Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) tidak beroperasi 24 jam.

Akan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi meminta pertamina agar seluruh Stasiun SPBU di Kota Samarinda dapat menambah jam operasional hingga 24 jam.

Selama ini, kata dia, masyarakat kesulitan menemukan SPBU yang beroperasi selama 24 jam. Padahal kebutuhan masyarakat terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak ada batasan waktunya, bahkan masyarakat mencari BBM saat dini hari.

"Selama ini kan SPBU buka dari pukul 07.00 WITA sampai 22.00 WITA saja. Agak sulit masyarakat menemukan SPBU yang buka 24 jam, apalagi ada kebijakan pemkot untuk menertibkan seluruh pertamini yang berkeliaran di Samarinda ini," kata Subandi.

Ia mengaku mendukung penuh upaya pemkot untuk menertibkan seluruh pertamini yang sudah menjamur di Samarinda.

Hanya saja, lanjut dia, perlu dibuat kebijakan khusus, terutama mendorong Pertamina agar seluruh SPBU yang ada dapat beroperasi selama 24 jam.

"Saya mendukung jika semua Pertamini itu ditertibkan karena aturannya memang tidak boleh. Hanya saja perlu juga kita dorong pertamina untuk mengupayakan dua hingga tiga SPBU beroperasi selama 24 jam sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari BBM saat tengah malam," ucapnya.

Terkait penjualan BBM eceran, ungkap dia, sebenarnya memang belum ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur, sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas penjualan BBM eceran di beberapa ruas jalan dipastikan ilegal dan layak ditindak.

"Belum ada perda yang mengatur penjualan BBM eceran itu, tapi kalau memang harus dibuatkan maka kita siap saja," tandasnya. (Advertorial)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0