Ketua KPU Balikpapan Beri Tanggapan Usai Ujian Wawancara PPK


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 217 Kali
Ketua KPU Balikpapan Beri Tanggapan Usai Ujian Wawancara PPK

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha/ IST

Usai ujian wawancara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha berikan tanggapan proses selanjutnya dan tanggal pelantikan PPK. 

Ditulis Oleh: Ainun Amelia
11 Februari 2020

DIKSI.CO, BALIKPAPAN - Usai ujian wawancara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha berikan tanggapan proses selanjutnya dan tanggal pelantikan PPK. 

Setelah ujian wawancara berlangsung, KPU harus mengambil satu kebijakan jika ada masalah setelah pengumuman hasil diinformasikan dan setelah masa tanggapan masyarakat.

"Dari hasil tes wawancara kan di ambil 5 orang dan 5 cadangan, jika dari hasil tes wawancara ini ternyata ada pesertanya bermasalah kita akan mengambil dari peserta yang pernah mengikuti tes tulis, tapi kalau dalam perjalanan nanti aman saja ya tidak akan dipanggil untuk tes." kata Noor Thoha Selasa (11/02/2020). 

Ia juga melanjutkan bahwa tentu akan ada langkah yang dilakukan untuk peserta yang akan menggantikan peserta yang bermasalah dalam masa tanggapan masyarakat.

"Dalam hal ini KPU harus disiplin tidak boleh asal ambil, tapi akan kita tanyakan apakah masih bersedia, apakah masih memenuhi syarat," lanjutnya.

Masa tanggapan masyarakat pun akan dibuka selama satu minggu dari hasil pengumuman tes wawancara PPK.

"Setelah tanggal 15 Februari masyarakat diberikan waktu untuk memberikan tanggapan kepada kami 7 hari setelah kita umumkan" katanya.

Noor Thoha mengatakan anggota PPK yang akan terpilih nantinya akan dilantik setelah masa tanggapan masyarakat selesai. 

"Setelah 7 hari tidak ada tanggapan, kita bungkus, dan tanggal 29 Februari 2020 kita lantik (PPK)" lanjut Noor Thoha.

Ia juga menyampaikan harapannya semoga proses ke depannya akan berjalan lancar dan berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi.

"Kami mengharapkan tanggapan masuk tanggal 22 Februari setelah itu clear tidak ada masalah. Makanya partisipasi masyarakat itu betul-betul kita perlukan pada waktunya," ujarnya. (advertorial) 

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya