Hearing dengan Beberapa Dinas, Komisi IV DPRD Kaltim Sampaikan Usulan Mengenai Pencegahan dan Penanganan Covid-19


person access_time 2 years ago remove_red_eyeDikunjungi 467 Kali
Hearing dengan Beberapa Dinas, Komisi IV DPRD Kaltim Sampaikan Usulan Mengenai Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub sampaikan hasil usulan mengenai persiapan Kaltim menghadapi Virus Corona usai RDP dengan beberapa dinas terkait, Senin (16/3/2020)/Disko.co

Banyaknya keresahan masyarakat yang muncul terkait isu wabah Covid-19 atau virus corona, membuat Komisi IV DPRD Kaltim berinisiatif mengundang pihak terkait, khususnya dalam hal ini Pemprov Kaltim untuk membahas langkah mengadapi penyebaran virus corona di Kaltim.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
16 Maret 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA- Banyaknya keresahan masyarakat yang muncul terkait isu wabah Covid-19 atau virus corona, membuat Komisi IV DPRD Kaltim berinisiatif mengundang pihak terkait, khususnya dalam hal ini Pemprov Kaltim untuk membahas langkah mengadapi penyebaran virus corona di Kaltim.

Di beberapa negara di dunia, seperti Italia dan Filipina, telah mengambil kebijakan lockdown. Sementara di Indonesia belum melakukan kebijakan tersebut.

Saat ini, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meminta pemerintah daerah menetapkan status kewaspadaan sampai kepada status tanggap darurat.

Dikatakan ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya'qub, Kaltim merupakan daerah terbuka baik dari sisi udara, darat dan lautnya. Selain itu, banyak investasi asing yang masuk di Kaltim.

Untuk itu, Komisi IV DPRD Kaltim menyampaikan beberapa usulan terkait langkah pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Pertama, supaya pemerintah meningkatkan intensitasnya di dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama dalam mengenali dan menghadapi untuk mengatasi virus corona tersebut. Maka itu, yang terpenting adalah edukasi terhadap masyarakat," ujar Rusman saat diwawancara usai pertemuan, Senin (16/3/2020) di Gedung E DPRD Kaltim, Karang Paci.

Kemudian yang kedua, bagaimana cara mengatasinya, misalnya dengan cara cuci tangan dan menjaga pola hidup sehat.

"Saat ini kan informasi yang didapatkan masyarakat hanya dari medsos yang diakses oleh alat masing-masing orang. Nah, yang kita mau sebetulnya dari Komisi IV DPRD Kaltim adalah pemerintah itu betul-betul kongkret turun, misalnya melakukan edukasi seperti itu," terangnya.

Yang ketiga, Komisi IV menginginkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim turun langsung menyebarkan informasi mengenai virus corona.

"Kalau perlu turun melakukan siaran keliling kaya zaman dulu memberikan informasi bagaimana cara mengenali virus tersebut, dan bagaimana mengatasinya," imbaunya.

"Kemudian apa yang harus dilakukan, misalnya merasa masuk dalam kriteria atau ciri-ciri yang secara kesehatan harus melakukan apa," sambungnya.

Karena itu pula diusulkan agar pemerintah dapat membuat wadah pusat informasi atau media center.

"Makanya kami tadi minta semacam pusat informasi. Ada media center khusus corona. Selama ini kan belum ada. Dari DPRD Kaltim terserah saja siapa yang membuat, apakah Dinas Kesehatan atau Dinas Kominfo atau Satgas tertentu. Yang penting itu ada media center-nya, ada pusat informasinya," pungkasnya.

Lebih jauh, politikus PPP itu berharap ada gerakan yang dilakukan relawan guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang dimulai dari sosialisasi hingga sterilisasi lingkungan.

"Saya berharapnya ada membentuk semacam relawan-relawan. Kemudian melakukan sosialisasi dan melakukan sterilisasi lingkungan. Misalnya masjid, gereja, dan tempat-tempat umum. Ini untuk menganalisasi atau menetralisasi penyebaran itu. Kita kan selama ini belum bergerak di Kaltim. Gerakan gerakan itu belum terlihat," katanya. (advertorial)

Logo DPRD Kaltim/Diksi.co



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya

google.com, pub-8789333855088993, DIRECT, f08c47fec0942fa0