Desakan Pembentukan Pansus untuk Perusda Kian Kuat, Fraksi Golkar di Karang Paci Belum Tentukan Sikap


person access_time 1 year ago remove_red_eyeDikunjungi 369 Kali
Desakan Pembentukan Pansus untuk Perusda Kian Kuat, Fraksi Golkar di Karang Paci Belum Tentukan Sikap

Nidya Listiyono, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltim/ Diksi.co

Dalam beberapa kali pertemuan bersama pihak terkait dalam hal ini Pemprov Kaltim dan Direksi perusahaan serta jajarannya, tercetus wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) dari anggota Komisi II DPRD Kaltim sebagai jalan keluar untuk mengawal persoalan Perusda yang belum terselesaikan.

Ditulis Oleh: Achmad Tirta Wahyuda
28 Januari 2020

DIKSI.CO, SAMARINDA - Desakan dari berbagai pihak untuk menuntaskan persoalan yang menyelimuti Perusahaan Daerah (Perusda) di Kaltim kian kuat.

Dalam beberapa kali pertemuan bersama pihak terkait dalam hal ini Pemprov Kaltim dan Direksi perusahaan serta jajarannya, tercetus wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) dari anggota Komisi II DPRD Kaltim sebagai jalan keluar untuk mengawal persoalan Perusda yang belum terselesaikan.

Tentunya keputusan membentuk Pansus ini seyogyanya melibatkan banyak pihak seperti unsur pimpinan DPRD Kaltim, Komisi II DPRD Kaltim, dan Fraksi-fraksi.

Diungkapkan anggota Fraksi Golkar Nidya Listiyono, Fraksi Golkar belum menentukan sikap terkait usulan pembentukan Pansus Perusda. 

"Kalau bicara sikap Fraksi masih menunggu arahan ketua Fraksi yang baru pak Andi Harahap. Harusnya tidak ada intervensi, ini kan langkah yang baik untuk memonitoring perusda-perusda yang ada," ujarnya, Selasa (28/1/2020).

Intervensi yang dimaksud oleh Nidya Listiyono adalah berupa arahan Fraksi untuk kembali menunggu kejelasan dari pihak terkait dalam hal ini pemprov mengenai masalah-masalah Perusda.

"Bisa jadi arahannya, wait and see, Fraksi meminta untuk kami menunggu kembali penjelasan dari Pemprov atau dari Direksi perusahaan yang bersangkutan," kata Nidya anggota Komisi II DPRD Kaltim.

Terkait Pansus, kata Tio sapaan akrabnya, harusnya pemerintah merasa terbantu dengan dibentuknya Pansus untuk memastikan keberadaan aset-aset yang dimiliki Perusda.

"Minimal Pansus dapat membantu pemerintah dalam rangka memastikan aset kita di Perusda ini benar-benar ada atau tidak, paling tidak aset dulu ada," ucap Tio.

"Setelah aset ada kemudian aset Perusda dapat terinventerisir dengan baik, kemudian melihat profitabilitasnya seperti apa, dan paling penting minimal dapat mencegah kerugian yang lebih banyak," tutupnya. (advertorial)

Logo DPRD Kaltim

 



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya