Anggota Komisi II DPRD Paser Usulkan Pemindahan Rumah Pemotongan Hewan 


person access_time 5 days ago remove_red_eyeDikunjungi 36 Kali
Anggota Komisi II DPRD Paser Usulkan Pemindahan Rumah Pemotongan Hewan 

Anggota Komisi II DPRD Paser, Yairus Pawe/ Diksi.co

Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. Telebih perhatian itu hadir dari lembaga penyelenggara pemerintah daerah yakni, DPRD. 

Ditulis Oleh: DIKSI.co
24 November 2021

DIKSI.CO, PASER - Kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. 

Telebih perhatian itu hadir dari lembaga penyelenggara pemerintah daerah yakni, DPRD. 

Usai melaksanakan rapat kerja (raker) Komisi II DPRD bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Raperda APBD Kabupaten Paser tahun anggaran 2022, Selasa (23/11/2021) kemarin. 

Dalam pembahasan muncul wacana komisi II untuk memindahkan Rumah Potong Hewan (RPH) di Desa Jone, Kecamatan Tana Grogot. 

Penyampaian usulan itu secara langsung disampaikan kepada pihak Dinas Peternakan Kabupaten Paser yang hadir di ruangan pimpinan DPRD. 

"Rumah potong yang sekarang ini sudah enggak layak karena dekat dengan permukiman warga. Jadi bisa dipindah," ujar Anggota Komisi II DPRD Paser, Yairus Pawe, Rabu (24/11/2021). 

Kendati belum menjelaskan lokasi alternatif yang tepat. Politisi partai PDI Perjuangan itu tidak ingin aktifitas penyembelihan hewan di kawasan ramai penduduk itu mengganggu warga setempat, dan orang lain yang melintas di sekitar RPH. 

Sebagaimana ia ketahui, masyarakat kerap mengeluhkan bau timbal hewan dan limbah sisa pemotongan hewan. 

Untuk itu, guna memberikan lingkungan masyarakat yang sehat, Yairus meminta OPD terkait untuk memperhatikan lokasi tersebut sembari mencari tempat yang cocok bagi fasilitas RPH tersebut. 

"Kalau dibiarkan terus. Berpotensi penyebaran penyakit kepada warga, ini juga yang harus menjadi perhatian bersama," tandas Yairus. 

Sebagai informasi, UPT RPH di Desa Jone memiliki tenaga pemotongan hewan yang telah tersertifikasi MUI. Keberadaannya pun menjadi tempat satu - satu yang diandalkan masyarakat sebagai rumah potong yang legal dari pemerintah. Perlu kajian yang matang mulai dari anggaran daerah dan lokasi yang tepat, untuk membangun fasilitas umum pemotongan hewan. (advertorial)



Tinggalkan Komentar



Baca Lainnya