Kondisi Tanah di Kukar Alami pH Rendah, Ini Langkah Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar

DIKSI.CO, TENGGARONG – Produksi padi sawah di Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penurunan. Hal itu di sebabkan oleh kondisi tanah dengan Power of Hydrogen (pH) yang rendah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno mengatakan, produksi menurun berdasarkan data statistik setiap penurunan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yakni iklim dan kondisi kesuburan tanahnya. 

Lanjutnya, ada kecenderungan  dalam beberapa tahun ini pada produktifitas padi sawah yang menjadi menurun, setelah pihaknya melakukan penelitian terhadap tanah, ternyata kondisi pada tanah tersebut pHnya sangat rendah. 

“Penelitian itulah yang akhirnya menjadi kajian kita,” kata Sutikno Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar. 

Menurutnya, untuk memperbaiki pH tanah yang sangat rendah, pihaknya memberikan solusi untuk menaikkan pH dengan melakukan pemberian kapurisasi pada tanah tersebut. 

Ia menjelaskan, lahan fungsional di Kukar terbagi manjadi 3 zona yakni zona pantai, zona tengah dan zona hulu. 

Pada zona pantai di rekomendasi 1 setengah ton sampai 2 ton perhektar dengan pH yang sangat rendah sekitar 3 samapai 4 pH.

Selanjutnya, di zona tengah di rekomendasi 1 ton sampai 1 setengah ton dengan 4.000 lahan fungsional yang akan diriliskan pada tahun ini, denga pH sekitar 3 setengah sampai 5 pH. Begitu juga dengan zona hulu. 

“Kalau kondisi ini tidak diperbaiki maka kecenderungan produktifitas akan menurun,” tutupnya. (advertorial)

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button