Gali Potensi PAD, DPRD Samarinda Kaji Pajak Transaksi Aplikasi Berbasis Daring

DIKSI.CO, SAMARINDA – Komisi II DPRD Samarinda terus menggali potensi pendapatan Asli Daerah Samarinda.

Sektor pajak menjadi dokus perhatian yang dianggap sering mengalami kebocoran.

Baru-baru ini, Laila Fatihah, Anggota Komisi II DPRD Samarinda mencetuskan menggali potensi PAD dari sektor aplikasi daring.

"Sekarang menjamur aplikasi pesan antar berbasis daring, tapi kita nggak dapat apa-apa sana," ujar Laila Fatihah.

Aplikasi pesan antar berbasis daring beberapa tahun terakhir marak berkembang tanpa terkecuali di Samarinda, terlebih di masa pendemi ini.

"Bisa dibayangkan perhari berapa yang didapat dari pengembang aplikasi itu dari para pengguna, tapi pemerintah tidak mendapat apa-apa dari sana. Kami coba menyusin skema agar kita bisa mendapatkan PAD dari sana," tambah politisi PPP ini.

Sebagai contoh, dirinya mengaku lazim menggunakan jasa transaksi daring untuk mempermudah kebutuhan sehari-hari.

"Saya aja perhari bisa berkali-kali, kalau sebagian besar masyarakat menggunakan jasa mereka besar sekali penghasilannya. Kita sedang mempelajari kenapa negara bisa mendapatkan skema bagi hasil, sementara di daerah nggak bisa," lanjut Laila Fatihah.

Laila berharap wacana ini bisa berkembang dan mendapat perhatian guna mendongkrak PAD Samarinda. 

"Kita maunya ini bisa menjadi perhatian bersama. Jadi daerah juga diuntungkan dengan hadirnya mereka," pungkas Laila Fatihah. (tim redaksi Diksi) 

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button