Trending

Terima Banyak Keluhan dari Masyarakat, DPRD Kaltim Dorong Pembenahan Layanan RSUD AWS Samarinda

DIKSI.CO – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal.

Salah satu fokus utama adalah pembenahan layanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda, rumah sakit rujukan terbesar di Kaltim yang menerima ribuan pasien setiap hari.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat terkait hampir seluruh lini pelayanan rumah sakit.

Ia menilai kondisi ini harus segera solusi agar hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan layak dapat terpenuhi.

“Rumah sakit ini masih banyak keluhan. Mulai dari pendaftaran yang bertele-tele, kamar rawat yang disebut selalu penuh, pelayanan UGD yang lama, sampai antrean poli yang mengular,” ujar Andi Satya.

Keluhan Masyarakat Jadi Dasar Evaluasi

Menurut Andi Satya, persoalan antrean panjang telah menjadi masalah yang terus berulang.

Warga bahkan harus datang sejak subuh untuk mendaftar, namun tetap menunggu lama hingga dokter siap melayani.

Di sisi lain, proses pengambilan obat di apotek rumah sakit juga menjadi sorotan.

“Tunggu obat bisa berjam-jam. Orang datang subuh, habis satu hari hanya untuk menunggu obat, bahkan kadang belum selesai,” tambahnya.

Komisi IV menilai bahwa keluhan-keluhan ini merupakan indikator penting perlunya evaluasi menyeluruh.

DPRD Kaltim telah meminta manajemen RSUD AWS untuk memetakan akar permasalahan dan menyiapkan langkah strategis yang berdampak langsung pada pengurangan waktu tunggu pasien.

Inovasi Kurir Obat untuk Memangkas Waktu Tunggu

Sebagai tindak lanjut, Plt Direktur RSUD AWS telah menjalankan inovasi berupa layanan kurir obat.

Dengan layanan ini, pasien dapat langsung pulang setelah diperiksa tanpa harus menunggu obat jadi di apotek.

“Ini bisa memangkas waktu tunggu 2 sampai 3 jam. Lebih nyaman bagi pasien, kecuali untuk obat emergensi yang harus segera diberikan,” jelas Andi Satya.

DPRD Kaltim menilai langkah ini sebagai langkah awal yang baik, namun masih membutuhkan penguatan sistem serta monitoring berkelanjutan.

DPRD Kaltim Siap Kawal Perbaikan Layanan

Dengan hadirnya Dewan Pengawas (Dewas) RSUD AWS yang baru, DPRD Kaltim berharap terjadi percepatan transformasi layanan.

Peningkatan kualitas pelayanan, kecepatan respons terhadap keluhan, dan kenyamanan pasien menjadi tiga fokus utama pengawasan.

Komisi IV DPRD Kaltim memastikan akan terus mengawal dan mengevaluasi setiap perkembangan RSUD AWS.

DPRD menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang baik adalah hak masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah daerah.(Adv)

Back to top button