Pura-pura Jadi Teknisi, 1 Komplotan Jarah Tower Seluler

DIKSI.CO – Berita nasional yang dikutip DIKSI.CO tentang satu komplotan jarah tower seluler.

Polres Sukabumi meringkus YI (39), S (29), AS (29), dan ME (44), yang diduga komplotan penjarah perangkat tower seluler atau base transceiver station (BTS).

Kapolres Sukabumi AKBP Mokhamad Lukman Syarif mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan tiga vendor pemilik tower seluler yang kehilangan sejumlah perangkat BTS. Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Sukabumi melakukan penyelidikan. 

“Hasil penyelidikan diperoleh ciri-ciri para pelaku. Setelah itu dilakukan penangkapan,” kata AKBP M Lukman Syarif didampingi Kasat Reskrim AKP Rizka Fadila saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi. 

Kronologi kejadian, ujar Kapolres Sukabumi, modus pelakusetiap beraksi berpura-pura sebagai petugas teknisi vendor yang sedang melakukan perawatan tower. 

Untuk membuka pintu dan masuk ke area tower, para pelaku menggunakan kunci palsu. Setelah masuk, mereka mengambil perangkat tower seluler. Seperti, modul base band UBBP E4 dan E6 merek Huwawei dan Ericsson.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan 1 unit mobil Nissan Evalia warna abu-abu metalik nopol B 2896 POR, 1 set kunci L, 1 buah tang, 5 buah obeng, 2 kunci palsu, 3 kunci PAS, 14 unit UBPP Merek Huwawei, dan 1 modul baseband,” ujar Kapolres Sukabumi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, tersangka YI, S, AS, dan ME, dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, dan 5e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun. (*)

 

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul “Nyamar Jadi Teknisi Vendor, Komplotan Ini Jarah Tower Seluler”, https://daerah.sindonews.com/read/102994/701/nyamar-jadi-teknisi-vendor-komplotan-ini-jarah-tower-seluler-1594876046

Daniel

Diksi.co adalah portal berita terdepan di Samarinda dan Kalimantan Timur yang menyajikan informasi terkini seputar politik, hukum, dan pemerintahan. Kami berkomitmen menghadirkan berita yang tajam, kritis, dan terpercaya. Tim redaksi kami terdiri dari jurnalis profesional yang siap mengawal isu-isu strategis, mulai dari anggaran daerah (APBD) hingga perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), demi transparansi publik
Back to top button